Lebaran 2018

Harga Tiket Pesawat Melambung, Pelni Balikpapan Tambah Kapal Laut

Tak heran jika tiket kapal tujuan Jawa dan Makassar seminggu sebelum lebaran, yakni 7-10 Juni sudah ludes.

Harga Tiket Pesawat Melambung, Pelni Balikpapan Tambah Kapal Laut
net
Ilustrasi

Sementara itu, menghadapi arus mudik Lebaran 2018, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero Cabang Balikpapan menambah dua unit kapal angkut. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Musim lebaran ini diprediksi bakal ada kenaikan penumpang 2‑3 persen.

Dua kapal yang disiapkan adalah KM Tidar rute Balikpapan ke Surabaya, dan KM Nggapulu rute Balikpapan ke Makassar dan Bau‑bau Sulawesi Tenggara. Tujuan Surabaya dan Sulawesi merupakan destinasi utama tiap tahun mudik.

General Manager PT Pelni (Persero) Cabang Balikpapan, Yohanis Banne melalui Kepala Operasi Ibrahim mengatakan, kedua kapal tadi sudah mendapatkan sertifikat dispensasi penambahan kapasitas dari Kementerian Perhubungan.

Awalnya, KM Tidar berkapasitas 1.904 orang, setelah dispensasi keluar, kapal itu ketambahan 75 persen kursi dari jumlah awal sekitar 1490. Kapal yang berlayar 36 jam pulang pergi Balikpapan-Surabaya ini bakal berisi sekitar 3.394 penumpang.

Sedangkan, KM Ngapulu, kapasitas awal 2.138 orang, bakal ketambahan 60 persen kursi menjadi 3.424 orang. "Karena pertimbangan hajatan nasional mudik, fasilitas ditambah, alat‑alat keselamatan ditambah salah satunya life jaket, misal life jacket 4000 buah lebih, termasuk sekoci dan lain‑lain," ujar Ibrahim ditemui di kantornya Senin (4/6) sore.

Hindari Calo

Ibrahim menambahkan, Pelni tidak pernah kehabisan tiket, baik yang dijual online maupun lewat agen. Hanya saja, ada ketentuan kuota kursi, disesuaikan kapasitas maksimum kapal, demi kenyamanan dan keselamatan.

Ibrahim menjelaskan, kuota tiket tujuan Balikpapan-Surabaya habis terjual hingga 7 dan 10 Juni ini, beberapa hari jelang Idul Fitri. Sedangkan Labobar tujuan Sulawesi juga hampir habis.

Selama ini, skema pengajuan kursi penumpang berdasarkan masukan dari Pelni cabang, yang nantinya disetujui Pelni Pusat dan Kementerian Perhubungan.

"Kita ngga bisa janjikan, tergantung dari Jakarta, kalau lebihi kapasitas. Lebih baik kita bermasalah di pelabuhan sini ketimbang di laut. Kalau belum dapat tiket, diarahkan kapal berikutnya atau alternatif kapal Roro (roll on roll out)," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved