Dituntut Hukuman Mati, Inilah Sosok Aman Abdurrahman yang Disebut Pimpinan JAD

Setelah keluar dari Nusakambangan, Aman melanjutkan sejumlah aksi di Samarinda, Kampung Melayu, Bom Thamrin,

Dituntut Hukuman Mati, Inilah Sosok Aman Abdurrahman yang Disebut Pimpinan JAD
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus dugaan teror bom Thamrin, Aman Abdurrahman alias Oman Rochman dikawal petugas kepolisian usai menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (18/5/2018). 

"Saat pelatihan perakitan bom, bom pertama itu yang meledak di Cimanggis, Depok. akhirnya ia dipenjara 7 tahun. Lalu terlibat lagi bom Aceh dan dipenajara 9 tahun di Nusakambangan, nah dari sinilah ia mulai banyak didatangi untuk berguru pada Aman," ujar Wawan Purwanto.

Setelah keluar dari Nusakambangan, Aman melanjutkan sejumlah aksi di Samarinda, Kampung Melayu, Bom Thamrin, serta beberapa kasus pembunuhan polisi di Bima.

Setelah mendapatkan remisi dari Nusakambangan, Aman mulai kembali mengisi kajian dan menambahkan ilmu mengenai tauhid inti keutamaan dari ajaran Islam.

Kajiannya mengenai tauhid ia tambahkan mengenai realisasinya yang mengatakan bahwa harus kufur terhadap thogud dan beriman kepada Allah.

Aman menerapkan kepada para pengikutnya bahwa harus memerangi pemerintah yang tidak menjalankan hukum Allah.

Ajaran tauhidnya ini juga ia tuangkan dalam sebuah buku yang banyak menjadi pedoman para anggota JAD. (Tribunwow/Tiffany Marantika)

Lihat Videonya:

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Rekam Jejak Aman Abdurrahman, Direktur BIN: Ia Sosok yang Berprestasi, http://wow.tribunnews.com/2018/05/19/rekam-jejak-aman-abdurrahman-direktur-bin-ia-sosok-yang-berprestasi?page=all.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved