Kisah Inspiratif

Dulu Diejek, Disebut 'Anak Setan' dan Diasingkan, Kini Nasib Dua Bersaudara Ini Berubah Drastis

Karena sering diganggu oleh teman sekelasnya, dua anak laki-laki itu tidak dapat melanjutkan pelajaran di sekolah.

viralsection.com
Ashfad dan Mushtaq 

Ada empat gigi runcing di rahang atas, kulit pucat dan pecah-pecah, hidung kecil dan datar hingga suara serak.

Semua itu membuat penampilan mereka dianggap lain daripada yang lain.

Sebenarnya, gigi mereka umum pada pasien dengan displasia ektodermal, kelompok gangguan yang diwariskan heterogen besar yang mencakup HED.

 Jadi, perlu dilakukan perawatan gigi yang tepat.

Namun, penghasilan ayah mereka tidak cukup untuk membayar perawatan medis dua putranya yang mahal.

Ibu dua anak itu berkata “kami sangat miskin, kami bahkan tidak memiliki barang yang mereka perlukan seperti kulkas, kipas, dan pendingin. Anak-anak sering merasa panas karena penyakit genetik mereka yang langka, jadi kami hanya bisa menuangkan air ke atas kepala mereka setiap setengah jam.”

Dokter mengatakan, kondisi dua anak ini bisa menjadi lebih buruk jika mereka tidak menerima perawatan medis tepat waktu.

Ravi Goyal, direktur Shaktishali Mahila Sangathan Samiti, sebuah badan amal yang membantu orang terpinggirkan di masyarakat India telah meluncurkan program perawatan kesehatan untuk membantu warga desa dan memahami kondisi kesehatan mereka.

“Kami menyelenggarakan dua seminar untuk warga desa dengan bantuan guru sekolah. Kami menjelaskan kepada mereka tentang penyakit itu supaya penduduk desa bisa membantu anak-anak itu dan mereka dapat hidup normal, ” jelasnya.

Hari ini, Ashfad dan Mushtaq akhirnya diterima dengan baik oleh warga dan orang-orang disekitanya.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved