Operasi Pembebasan Sandera Berakhir, 99 Napi Menyerahkan Diri

Ia menegaskan operasi ‎pembebasan sandera yang berlangsung selama 36 jam ‎ini telah berakhir.

Operasi Pembebasan Sandera Berakhir, 99 Napi Menyerahkan Diri
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Wakapolri Komjen Syafruddin didampingi Brigjen M Iqbal    

TRIBUNKALTENG.COM, DEPOK - Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menegaskan sudah 99 persen narapidana yang melakukan penyanderaan di Rutan Salemba cabang Mako Brimob telah menyerahkan diri. 

"Saya katakan sebagian atau seluruh tahanan teroris saya yakinkan di atas 90 persen seluruh tahanan teroris telah menyerahkan diri. Tapi kalau saya bisa  katakan 99 persen," kata Syafruddin di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).

"Yang dilakukan oleh seluruh tahanan, sejumlah 156 tahanan. Jadi yg melakukan seluruh tahanan melakukan penyanderaan terhadap 9 anggota Polri yang diantaranya 5 anggota Polri gugur dengan cara pembunuhan sadis," jelasnya.

Ia menegaskan operasi ‎pembebasan sandera yang berlangsung selama 36 jam ‎ini telah berakhir.

Baca: Mengaku Punya Ilmu Ini, Syahrial Ingin Jadi Negosiator dengan Tahanan Rutan Mako Brimob

Baca: Juventus vs AC Milan 4-0, Diwarnai Aksi Bunuh Diri, Simak Cuplikan Golnya!

Baca: Kamarnya Dihancurkan Lalu Diusir, PSK Tua Batubesi Ini Pura-pura Stres

"‎Alhamdulilah kita dapat menanggulangi ini dan ini operasi sudah berakhir pada pukul 7.15 WIB," ujarnya.

Syafruddin mengatakan pihaknya akan terus memberikan informasi terbaru terkait kondisi di dalam rutan kepada awak media.

Wakapolri Komjen Syafruddinmengatakan, saat ini sudah 99 napi teroris telah menyerahkan diri.

 Selebihnya tidak mau melakukan negosiasi, karenanya Polri telah menghentikan negosiasi.

"Negosiasi sudah dihapus," kataSyafruddin saat konferensi pers di Mako Brimob, Kamis (10/5/2018).

Ia mengungkapkan bahwa pihak napi masih menguasai sejumlah senjata api yang cukup berbahaya, sehingga pihaknya mengevakuasi wartawan di press room.

"Ada senjata yang jarak tembaknya antara 500 hingga 800 meter, artinya tembakan bisa sampai ke jalan.

Itu sangat membahayakan, karenanya lokasi harus benar-benar kosong," ujarnya.
Ia menyebutkan, napi teroris yang ada di Rutan Cabang Salemba diKelapa Dua saat ini berjumlah 156 orang.  (TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra)
 

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved