Tantang Debat Sri Mulyani Soal Utang Negara, Rizal Ramli: Mana Berani Dia

Namun menurut Rizal, Sri Mulyani tidak berani berdebat dengan dirinya membahas masalah utang tersebut.

Kolase TribunJakarta.com
Rizal Ramli - Sri Mulyani. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli kembali mengungkapkan keinginannya berdebat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal utang Indonesia yang mencapai Rp 4000 triliun.

Namun menurut Rizal, Sri Mulyani tidak berani berdebat dengan dirinya membahas masalah utang tersebut.

"Mana berani dia," ujar Rizal Ramli.

Padahal menurut Rizal presiden Joko Widodo telah mempersilakan siapapun yang ingin debat soal utang negara dengan Sri Mulyani, bahkan beberapa stasiun televisi telah menyampaikan surat kepada presiden yang ditembuskan kepada Sri Mulyani untuk debat tersebut.

Baca: 2018 Segera Dijelang, Harga BBM dan Tarif Listrik Akan Naik? Begini Jawaban Sri Mulyani

Baca: Jambret Gelang Emas Beraksi di Anjir, Korban dan Anaknya Terjatuh dari Sepeda Motor

Baca: 7 Bahaya Kesehatan Ini Mengintai Mereka yang Sering Tidur dengan Kipas Angin Menyala

Namun menurutnya mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menolaknya karena tidak memiliki nyali.

"Ternyata Sri enggak punya nyali karena akan ketahuan nanti siapa yang manipulatif gunakan data sepotong sepotong.

Tidak menggunakan gambaran yang komprehensif tentang utang," paparnya.

Rizal mengatakan Sri Mulyani merupakan sumber persoalan utang Indonesia.

Sejak zaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Sri Mulyani mengeluarkan kebijakan soal utang yang merugikan bangsa Indonesia.

Mulai dari terbitkan utang dengan bunga dua persen lebih mahal dari tiga negara tetangga yang kondisi ekonominya saat itu berada di bawah Indonesia yakni Thailand, Filipina, dan Vietnam.

"Untuk pinjaman bon 10 tahun selisih bunganya itu sepertiganya. Lebih dari 11 miliar dolar atau selisih bunganya 121 triliun. Sri Mulyani bagian dari masalah utang Indonesia. Bukan solusi. Karena terbitkan bunga dengan beban kepada rakyat Indonesia 121 triliun ekstra," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved