Bocor Pertemuannya dengan Presiden Jokowi, Begini Penjelasan Ketua Umum Parmusi

Kemudian Hisyam mengaku mendapat amanat untuk mengupayakan pertemuan dengan Jokowi di Istana.

Tribunnews.com
Usamah Hisyam 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA -  Usamah Hisyam yang juga Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) mengatakan pertemuan Tim 11 dengan Presiden Jokowi berawal dari rapat menjelang kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq pada 21 Februari 2018 lalu.

Menurutnya rapat tersebut dilaksanakan pada sekitar 12 Februari 2018.

Habib Rizieq saat ini berstatus sebagai tersangka terkait kasus pidana.

Kasusnya tidak dapat dilanjutkan karena Habib Rizieq memilih tetap tinggal di Arab Saudi setelah melaksanakan ibadah umrah bersama keluarganya.

Baca: Soal Wacana Rizieq Shihab Capres, Begini Sikap Partai Gerindra

Baca: Digugat Cerai, Suami dari Bupati Cantik dan Kaya Ini Ungkap Pengakuan Mengejutkan

Baca: Etnis Terpencil di Dunia, Suku Korowai di Papua Masih Makan Manusia Sebagai Tradisi

"Jadi ini berawal dari rapat menjelang kepulangan Habib Rizieq pada 21 Februari. Satu minggu sebelumnya, 12 Februari, kami mengadakan rapat membahas bagaimana caranya kepulangan Habib Rizieq ini bisa berlangsung lancar, aman, tertib, dan bisa terlaksana secara baik," kata Hisyam.

Atas inisiasi mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Husni Thamrin atau Abi Tham, para ulama yang ikut terlibat pada saat itu sepakat dan atas izin Habib Rizieq untuk memberikan penjelasan dan berbicara langsung kepada Jokowi.

Kemudian Hisyam mengaku mendapat amanat untuk mengupayakan pertemuan dengan Jokowi di Istana.

Ia mengaku baru mendapat kabar pada 14 April 2018 yang memintanya hadir di Istana.

Pada 19 April 2018 ia menemui Presiden Jokowi secara empat mata di Istana untuk membahas rencana pertemuan selanjutnya.

"Pada 19 April, pukul 15.30, saya diterima Bapak Presiden empat mata di Istana, " kata Usama Hisyam.

Dalam pertemuan tersebut Jokowi bertanya pada Hisyam agenda pertemuan selanjutnya apa.

"Saya bilang, selain silaturahmi adalah bagaimana agar kriminalisasi dapat dihentikan," kata Hisyam.

Pada Kamis (19/4/2018) malam, Hisyam mendapat kabar pertemuan dengan Tim 11 akan dilaksanakan di Istana Bogor pada Minggu, 22 April 2018.

Menurutnya pertemuan tersebut menjadi penting untuk mencairkan kesalahpahaman antara Presiden Jokowi dengan para ulama Alumni 212, khususnya terkait kriminalisasi.

"Saya menyampaikan pertemuan ini menjadi penting agar miskomunikasi antara Presiden dan ulama yang terjadi selama ini bisa cair. Menjadi sangat penting untuk menuntaskan upaya kriminalisasi," kata Hisyam.(tribunnetwork/git/nis)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Bertemu dengan Presiden Jokowi, Alumni 212: Berawal dari Rapat Jelang Kepulangan Habib Rizieq, http://jakarta.tribunnews.com/2018/04/26/bertemu-dengan-presiden-jokowi-alumni-212-berawal-dari-rapat-jelang-kepulangan-habib-rizieq?page=2.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved