Kabar Kalsel

Tak Ada Hujan, Petir Langsung Sambar Warga Martapura Timur Ini Saat Sawah

Kelebatan petir ini rupanya membawa korban jiwa. Adalah Abdus Sani (37) yang saat itu sedang membersihkan gulma di sawahnya.

Tak Ada Hujan, Petir Langsung Sambar Warga Martapura Timur Ini Saat Sawah
dok
Ilustrasi

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Tidak ada hujan, tiba-tiba saja suara guntur menggelegar disertai kelebatan petir terjadi di Desa Antasan Senor Ilir Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar.

Kelebatan petir ini rupanya membawa korban jiwa. Adalah Abdus Sani (37) yang saat itu sedang membersihkan gulma di sawahnya.

Baca: Mempelai Pria Tertangkap Kamera Sedang Bermain Game, Foto Akad Nikah Jadi Viral

Tubuh Warga RT 3 Desa Antasan Senor Ilir itu ditemukan oleh kedua teman korban sudah tidak bernyawa di dalam air di kawasan RT 6 Desa Antasan Senor, Jumat (30/3/2018) pukul 17.30 wita.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Martapura Timur, Ipda Suradi yang malam ini datang ke rumah duka membenarkan musibah yang dialami korban.

Baca: Jangan Kaget! Pemilik Wajah Imut Ini Ternyata Seorang Kakek Berusia 68 Tahun, Ini Rahasianya

Korban memang meninggal karena tersambar petir. Tidak ada luka kekerasan fisik yang dialami korban. Saat kejadian, dua temannya tidak mengetahui kejadian tersebut.

Korban memang mau pulang. Biasa, korban memanggil untuk mengajak kedua kawannya pulang. Namun, kedua kawannya heran kok tidak ada panggilan dari korban.. Keduanya, malah menemukan perahu korban.

"Saat dicari tubuh korban berada di dalam air. Lalu dievaKuasi dan dibawa ke rumah sakit tetapi korban sudah meninggal. Keterangan pihak rumah sakit, Korban memang disambar petir. Lokasinya memang di tengah sawah yang terbuka sehingga sangat rentan disambar petir," terangnya. (BANJARMASINPOST.CO.ID/hari widodo)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved