Pengungkapan Kasus Skimming, Polisi Sebar Anggota ke Tiga Provinsi Ini

yang diamankan di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih memiliki hubungan dengan pelaku yang diamankan di daerah.

Pengungkapan Kasus Skimming, Polisi Sebar Anggota ke Tiga Provinsi Ini
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Pencurian data elektronik dengan tersangka Warga Negara Asing (WNA) dihadirkan saat press rilis di Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018). Remob PMJ bekerja sama dengan Satpam Bank Mandiri Kawasan Juanda, berhasil mengungkap dan menangkap pelaku Pencurian Data Elektronik (skimminng) dan menyita berbbagai barang bukti seperti 2 buah alat deep skimmer, 196 kartu atm palsu, 1 buah paspor dan lainya. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan kasus skimming dengan menyebar anggota ke tiga provinsi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta menegaskan, para pelaku skimmning yang diamankan di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih memiliki hubungan dengan pelaku yang diamankan di daerah.

Baca: Mengandung Cacing yang Hidup Dalam Tubuh Manusia, Produk Sarden Merek Ini Ditarik dari Pasaran

Nico mengatakan, karena masih satu jaringan, tim penyidik Ditkrimum disebar ke tiga provinsi untuk mengungkap kasus skimming.

"Tim kami sedang berangkat keliling Jawa, Bali, dan NTT kordinasi dengan polisi setempat karena alert nya ini maka Polda juga sedang bergerak," ujar Nico di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Pelaku skimming memiliki tiga kelompok yang berbeda. Menurut Nico, ketiga kelompok itu, masih memiliki keterkaitan satu sama lain.

"Jadi pelaku skiming misal kelompok I pembuat penyedia hardware dan software itu belum tentu kenal dengan kelompok dua, karena kelompok dua banyak pengambil ini kan banyak, sehingga mungkin kelompok yang satu bisa kenal bisa tidak," ujarnya.

Baca: Bikin Rindu, Beredar Foto-foto saat Kedatangan Guru Sekumpul Berobat dari Singapura

Sebelumnya, jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus enam pelaku skimming. Lima di antaranya warga negara asing, yakni tiga asal Rumania berinisial Ionel Robert Lupu (27), Raul Kalai alias Lucian Meagu (27), Caitanovici Andrean Stepan (34), Ferenc Hugyec (26) asal Negara Hungaria, dan Baltov Kaloyan Vasilev (46) asal Bulgaria.

Sementara satu orang merupakan warga negara Indonesia, Milah Karmilah. Ketika sampai di Indonesia, para pelaku ini mencoba merekrut atau mencoba menjalin hubungan pertemanan dengan warga negara Indonesia. Para pelaku memanfaatkan warga Indonesia sebagai penerjemah dan menemukan lokasi yang bisa dijadikan sasaran kejahatan.

Baca: Heboh Video Diduga Operasi Kelamin Lucinta Luna, Sang Manajer Bilang Begini

Kelimanya diringkus di lokasi yang berbeda, seperti di DE PARK Cluster Kayu Putih Blok AB 6 Nomor 3, Serpong, Tanggerang, Bohemia Vilage 1 Nomor 57, Serpong Tanggerang, Hotel Grand Serpong, Tangerang, dan Hotel De’ Max Lombok tengah, Nusa Tenggara Barat.

Polisi kembali meringkus satu pelaku skimming lagi bernama Baltov Kaloyan Vasilev (46) yang merupakan warga negara Bulgaria. Pria tersebut ditangkap di Jalan Ir Juanda, Kebun Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat, saat akan beraksi di sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Sebar Anggota ke Tiga Provinsi untuk Ungkap Kasus Skimming, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/03/21/polisi-sebar-anggota-ke-tiga-provinsi-untuk-ungkap-kasus-skimming.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved