OTT KPK di HST

Belasan Mobil Mewah Disita, KPK Seret Bupati HST ke Kasus Pencucian Uang?

Perusahaan miliki Donny tersebut merupakan penggarap proyek pembangunan RSUD Damanhuri tahun anggaran 2017.

Belasan Mobil Mewah Disita, KPK Seret Bupati HST ke Kasus Pencucian Uang?
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/1/2018). Abdul Latif diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan pekerjaan pembangunan ruang perawatn kelas I, II, III, dan VIP di RSUD Damanhuri Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan tahun anggaran 2017. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNKALTENG.COM,  JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami dugaan tindak pidana lain terhadap perkara suap pengadaan pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Damanhuri Barabai, Kalimantan Selatan, tahun anggaran 2017.

Pengembangan tersebut diindikasikan dari penyitaan 16 kendaraan mewah milik tersangka Bupati Hulu Sungai Tengah, Abdul Latif yang diduga terkait dengan kasus dugaan suap proyek RS Damanhuri itu.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyebut bahwa lembaganya membuka peluang untuk mengembangkan perkara tersebut ke tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Baca: VIDEO: Mobil Mewah dan Motor Mahal Bupati HST Disita KPK, Lihat Penampakannya

"Penyitaan sudah dilakukan sejak kasus tindak pidana korupsi sebelumnya. Kemungkinan pengembangan bisa saja, sepanjang memang ada buktinya. Termasuk kemungkinan pengembangan ke TPPU tersebut," ujar Febri saat dikonfirmasi, Kamis (15/3/2018).

Febri mengungkapkan, untuk mengembangkan TPPU itu penyidik sedang mendalami sejumlah informasi untuk pembuktiaan ke arah perkara pencucian uang tersebut.

Sementara itu, Febri menambahkan bahwa delapan mobil dan delapan motor, yang terdiri dari dua mobil Rubicon, dua Hummer, satu Cadulac Escalade, satu Toyota Vellfire, satu BMW sport, dan satu Lexus SUV.

Sementara untuk motor, KPK menyita empat Harley, satu BMW, satu Ducati, dan satu motor Trail KTM, telah dibawa ke Jakarta untuk penyitaan.

Baca: Kehidupan Keluarga Olga Syahputra Sekarang, Mobil Kesayangan Sampai Dijual

Seperti diketahui, KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latief, Ketua Kamar Dagang Indonesia Hulu Sungai Tengah Fauzan Rifani, Dirut PT Sugriwa Agung Abdul Basit, dan Dirut PT Menara Agung Donny Winoto sebagai tersangka kasus tersebut.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved