Sains

Rambut Palsu Jadi Simbol Sejarah Kecantikan Wanita Mesir Kuno, Ternyata Begini Faktanya

Sekelompok peneliti yang berbasis di University of Manchester di Inggris memeriksa rambut dari 18 mumi.

Flavorwire
Ilustrasi Cleopatra 

TRIBUNKALTENG.COM - Orang Mesir kuno dikenal oleh banyak orang sebagai simbol sejarah kecantikan, kesombongan, dan kebersihan.

Penampilan adalah hal sangat penting di negara yang terletak di dekat Sungai Nil ini. 

Baca: 10 Potret yang Bikin Merinding dari Alam, Kalau Takut Jangan Baca!

Dilansir dari Ancient Origins, gaya rambut bagi mereka adalah cerminan status sosial, jenis kelamin, dan usia.

z

Seorang budak tidak akan pernah memiliki gaya rambut yang sama dengan orang bebas, dan kelas bawah tidak akan pernah memiliki gaya rambut yang sama dengan kelas atas.

x
Rambut palsu

Gaya rambut untuk para wanita sangatlah unik, ada yang halus bergelombang, keriting panjang, dan pendek sedagu.

Baca: Arkeolog Ungkap Alasan Mumi Firaun Dalam Keadaan Wajah Seakan Menjerit

Sekelompok peneliti yang berbasis di University of Manchester di Inggris memeriksa rambut dari 18 mumi.

x
Rambut palsu

Hasil analisis mengungkap bahwa rambut 9 dari 18 mumi mengandung zat yang terbuat dari asam lemak hewan dan tumbuhan.

Para periset yakin bahwa itu adalah semacam gel untuk merawat rambut.

Orang Mesir kuno diketahui memiliki masalah kerontokan rambut dan menggunakan lemak dari singa, buaya, ular, angsa, kucing, kambing, atau kuda nil pada kulit kepala untuk menjaga kesuburan rambut.

Baca: Keluarganya Dikaitkan dengan Syahrini, Putri H Isam Geram

Sementara itu, rambut palsu muncul karena beberapa alasan.

Alasan pertama untuk menutupi uban dan selanjutnya yakni kenyamanan memakai rambut palsu dibanding merawat rambut asli.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved