Belum Resmi, Larangan Merokok dan Dengarkan Musik Saat Mengemudi Masih Simpang Siur

Pemikiran perlu adanya pelarangan ini, Rikwanto mengungkap banyaknya kasus kecelakaan yang menjadi alasan utama.

Belum Resmi, Larangan Merokok dan Dengarkan Musik Saat Mengemudi Masih Simpang Siur
Tribunjateng.com/Yasmine Aulia Gunawan
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Imbauan melarang merokok dan mendengarkan musik saat mengemudi yang akan diberlakukan di seluruh Indonesia ternyata belum menjadi sebuah keputusan resmi.

Belum adanya keterangan yang pasti dari Polri membuat ketidakpastian akan aturan ini.

Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto mengatakan aturan larangan merokok dan mendengarkan musik saat berkendara masih simpang

"Dari informasi di lapangan masih simpang siur ya, antara boleh dan tidak merokok dengan mendengarkan musik (bagi pengemudi)," ujar Rikwanto, Sabtu (3/3/2018).

Baca: Heboh Mobil Jalan Sendiri, Tanpa Pengemudi Nyemplung ke Sungai

Menurutnya, aturan ini masih perlu dikaji lebih jauh sebelum diberlakukan di lapangan.

Terkait wacana pemberlakuan aturan ini pun Rikwanto tak menjawab dengan lugas.

"Ini masih dikaji terus, karena perlu ada pendalaman dan penelitian sejauh mana dampaknya terhadap masalah kecelakaan lalu lintas. Dikaji dulu sejauh mana itu bisa fatal bagi pengemudi dan orang-orang sekitarnya dalam berlalulintas," imbuhnya.

Pemikiran perlu adanya pelarangan ini, Rikwanto mengungkap banyaknya kasus kecelakaan yang menjadi alasan utama.

"Tentunya ada kajian dari banyaknya kasus-kasus dan lain-lain. Tapi ini masih merupakan pendalaman saja," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved