Kapal Pesiar Mewah dari AS Senilai Rp 3,5 Triliun Disita Mabes Polri, Diduga Terkait Kasus Ini

Bareskrim Mabes Polri Dittipideksus dan FBI berhasil menyita Kapal Pesiar Equanimity setelah berlasung negosiasi yang cukup lama di perairan Benoa

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri bersama FBI dan Dit Pol Air Polda Bali menyita kapal Pesiar di perairan Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu(28/2/2018). tribun bali
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri bersama FBI dan Dit Pol Air Polda Bali menyita kapal Pesiar di perairan Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu(28/2/2018). 

TRIBNKALTENG.COM, DENPASAR - Bareskrim Mabes Polri Dittipideksus dan FBI berhasil menyita Kapal Pesiar Equanimity setelah berlasung negosiasi yang cukup lama di perairan Benoa, Rabu (28/2/2018).

Kapal Pesiar senilai Rp 3,5 triliun itu diduga merupakan hasil tindak pencucian uang.

Baca: VIDEO: Gak Tahan Jangan Lihat! Sesuatu Merayap Terekam di Rambut Pria Ini

Saat ini tim Bareskrim dan FBI masih melakukan pemeriksaan secara lengkap di dalam kapal tersebut.

Ini disampaikan Dir Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat dikonfirmasi Tribun secara terpisah, Rabu (28/2/2018).

Baca: Arwah Wanita Cantik yang Dicornya di Bak Mandi Datangi Didik di Penjara

Dari hasil pemeriksaan diatas kapal pesiar sepanjang 100 meter tersebut hanya berisikan anak buah kapal (ABK) sebanyak 34 orang.

"Semua krunya Warga Negara Asing (WNA)," tambahnya.

Dimana sebelumnya pada hari kemarin terdeteksi kapal tersebut berada di perairan Lombok.

Lalu pada hari ini berada di Perairan Benoa dan semua kru kapal kita amankan bersama kapal tersebut disita.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved