Kabar Kalsel

Kolam Renang Pelaihari Ditutup Gaga-gara Warganet Pertanyakan Ini

Menurut Rudi Imtihansyah, pengambilan sampel air kolam itu untuk membuka misteri bahwa air kolam penyebar

Kolam Renang Pelaihari Ditutup Gaga-gara Warganet Pertanyakan Ini
banjarmasinpost.co.id/muktar wahid
TUTUP- Ulfah Rahmawati terpaksa balik kanan, urung berenang karena pagar kolam renang Tirta Kenanga ditutup untuk umum, Sabtu (24/2/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Penutupan kolam renang Tirta Kenanga di Jalan Kolonel Soepirman, Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Sabtu (24/2/2018) ada sebabnya.

Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanahlaut, Rudi Imtihansyah menjelaskan penutupan itu terkait polemik air kolam renang yang dipertanyakan warganet.

Itu karena sejak Jumat hingga kini, warganet di media sosial memperbincangkan air kolam renang yang diduga penyebab sejumlah pengunjung dari kalangan balita hingga anak-anak jatuh sakit.

Baca: Keracunan Gas di Kapal di Pelabuhan Martapura Baru, 5 Tewas, Begini Kronologinya Versi Pelindo III

"Sementara kita tutup sampai Senin terkait polemik yang ramai diperbincangan di sosmed.

Senin, air kolam air kolam akan diambil sampelnya oleh Dispora bersama tim dari Balai Laboratorium Kesehatan, Dinas Kesehatan, Puskesmas Angsau dan Puskesmas Pelaihari," katanya.

Menurut Rudi Imtihansyah, pengambilan sampel air kolam itu untuk membuka misteri bahwa air kolam penyebar penyakit ataukah memang pengunjung khususnya anak-anak yang berenang tidak mengindahkan aturan yang benar dalam berenang.

Baca: Penyelamatan Korban yang Terjebak di Lift Berakhir Dramatis, tapi Postingannya Bikin Ngakak

"Selanjutnya, kami akan informasikan kepada sekolah-sekolah yang membawa siswanya praktek olahraga renang agar mengikuti pola berenang yang baik. Semoga Senin itu kura sudah mendspatka hasilnya dan akan kami sampaikan kepada masyarakat melalui sarana informasi agar tidak terjadi polemik di masyarakat," ujarnya.

Pantauan BPost Group selama berada di kolam renang Tirta Kenanga, para pengunjung berenang menggunakan pakaian yang dikenakan saat berkunjung.

Sebagian dari pengunjung juga tidak menjaga kebersihan seperti merokok di sisi kolam renang. Sampah makanan dan botol bekas air kemasan tak dibuang di tempat sampah.

Diduga pengunjung juga buang air kecil di kolam renang karena pengelola keterbatasan toilet dibanding antusiasnya pengunjung yang berenang. (*)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved