Breaking News:

Aroma Rumah Guru Sekumpul di Keraton Ini Begitu Semerbak, Terasa Tenang dan Nyaman

Ruang utama rumah itu terlihat cukup luas. Tidak ada satupun perkakas di ruang itu kecuali tumpukan beberapa kitab serta mesin sound sistem.

Penulis: Hari Widodo | Editor: Mustain Khaitami
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Bagian dalam rumah tempat tinggal Guru Sekumpul di Jalan Makam RT 4 RW 2 Kelurahan Keraton, Kota Martapura sebelum pindah ke Kompleks Sekumpul Martapura. 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Memasuki rumah peninggalan KH Muhamad Zaini Bin Abdul Ghani atau yang dikenal dengan Guru Sekumpul di Jalan Makam Kelurahan Keraton Kecamatan Martapura Kota terasa dingin dan begitu tenang. 

Di bagian dalam rumah itu didominasi dinding kayu berwarna gelap dengan lantai kayu ulin beralas karpet plastik warna kuning yang ditutup dengan karpet berbulu.

Bau harum semerbak tercium di seluruh ruangan itu.

Ruang utama rumah itu terlihat cukup luas. Tidak ada satupun perkakas di ruang itu kecuali tumpukan beberapa kitab serta mesin sound sistem.

Baca: Berumur Ribuan Tahun, Manuskrip Kuno Kitab Para Rasul Ini Masih Menyimpan Misteri

Ada sekat yang memisahkan, antara ruang tamu dan ruang utama. Namun, terdapat pintu di bagian sekat yang biasa dibuka pada saat Guru Sekumpul menggelar pengajian.

"Di sini biasa abah Guru Sekumpul duduk membuka pengajian. Beliau mengajarkan Ilmu tafsir, Qur'an dan ilmu agama lainnya seperti fikih dan tasauf serta mengajarkan Maulid. Kalau pengajian pintu sekat ini dibuka," kata

Muhamad membuka pintu sekat yang biasa dibuka pada saat pengajian Guru Sekumpul.

Di dinding persis Guru Sekumpul biasa pengajian sebelum pindah ke Sekumpul, menggantung gambar Guru Sekumpul tengah menggendong bayi.

"Itu gambar saya dan adik saya Abdurrahman sedang menjalani tasmiyah. Guru Sekumpul yang memberi nama kami," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved