Warisan Pengawal Soekarno di Banjarmasin

Lihat 700 Koleksi Pengawal Presiden Soekarno, Kepala Tiba-tiba Pusing dan Mau Muntah

Sebab benda-benda pusaka ini peninggalan di zaman era 60-an, yang kadang bisa dipercaya atau tidak memunculkan aura supranatural

Lihat 700 Koleksi Pengawal Presiden Soekarno, Kepala Tiba-tiba Pusing dan Mau Muntah
BANJARMASINPOST.CO.ID/edi nugroho
SEBANYAK 700 lebih benda pusaka milik Syarifuddin Noor di sebuah rumah tua di kawasan Jalan Teluk Kelayan, Banjarmasin. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - SIAPA sangka di rumah tua di kawasan Jalan Teluk Kelayan, Kota Banjarmasin, Kalsel atau tepatnya di pinggir Sungai Martapura, ada sebanyak 700 lebih benda pusaka peninggalan era Presiden Pertama Republik Indonesia.

Mulai tombak China, keris, mandau, gong tua dan berbagai perabot rumah zaman dulu.

"Iya benda-benda pusaka ini warisan sang ayah, alm H Basirudin, seorang pedagang yang juga pernah menjadi pengawal Presiden pertama RI Ir Soekarno. Ayah dulu juga tentara dan sekaligus pembuat benda pusaka," kata ahli waris ratusan benda pusaka, Syarifuddin Noor, Minggu (28//2/18).

Baca: VIDEO: Rhoma Irama Goyang Pesta Anak Bos Tambang Binuang, Lihat di Sini!

Begitu masuk ke rumah tua dan mengisi buku tamu, kemudian berdiskusi dengan Syarifuddin Noor tersebut, BPost Online dipandu masuk ke sebuah gudang senjata tua yang dikunci dengan dua gembok besar.

BPost online yang sudah berada di depan pintu gudang pusaka tua ini sempat pusing dan badan berputar dan mau muntah.

Baca: Hanya Lewat Pesan Singkat, Rumah Tangga Ahmad Dhani dan Maia Estianty Hancur

"Ayo masuk, ngga papa Insya Allah dirimu. Banyak tamu yang datang ke rumah tua dan melihat benda ini dengan perilaku tidak sopan. Akibatnya, banyak kejadian tak masuk akal," kata Syarifuddin tersenyum.

Syarifuddin mengharapkan semua tamu yang ingin melihat benda-benda pusaka tua ini diharapkan berperilaku sopan.

Sebab benda-benda pusaka ini peninggalan di zaman era 60-an, yang kadang bisa dipercaya atau tidak memunculkan aura supranatural yang tidak semua orang mampu menghadapinya.

Baca: Nomor Urut Dibatalkan, Kuasa Hukum Ben-Nafiah Datangi Kantor KPU Kapuas

"Kadang tamu yang melihat benda pusaka ini ada beberapa orang dan kita sebagai ahli waris memandunya. Ada tamu yang tidak sopan seperti tiba-tiba menabuh gong tua tanpa izin. Tiba- tiba, tamu tersebut kesurupan," kata Syarifuddin.

Dari ratusan benda-benda pusaka ini, terbanyak koleksinya adalah tombak khas China, tombak Indonesia, mandau khas Banjar dan mandau khas negara China.

"Ada juga keris hingga sumpit tua. Benda-benda pusaka ini atas izin Alloh semoga berkah dan bermanfaat untuk kita semua ," kata Syarifuddin. (BANJARMASINPOST.CO.ID/edi nugroho)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved