Kabar Kalsel

Puting Beliung Hancurkan Atap Madrasah di Martapura, Pelajar Putri Dibuat Histeris

Ratusan pelajar pun dilanda panik saat kejadian. Informasi didapat, saat itu yang masuk belajar ada pelajar puteri.

banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman
Pimpinan Madrasah Islam Darussalamah Bangun Jaya Martapura, Guru H Muhammad Hamdani Muhdat menunjukkan atap sekolah yang terbang sejauh ratusan meter. 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Atap sekolah Madrasah Islam Darussalamah "Bangun Jaya" Martapura terbang sejauh ratusan meter.

Terjun bebas di atap rumah warga tak jauh dari lokasi sekolah di kawasan Pesayangan Martapura, Kabupaten Banjar tersebut.

Ini terjadi akibat gempuran angin puting beliung yang terjadi di kawasan tersebut, Senin (12/2/2018) sore lalu.

Termasuk menyinggahi sekolah dengan bangunan beton lantai tiga yang berlokasi di belakang Alkah Pangeran Abdurrahman Martapura tersebut.

Atap sekolah di bangunan lantai tiga beterbangan diterpa angin puting beliung. Saat kejadian, sedang ada aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

Baca: Satu Keluarga Dibunuh, Tetangga Sempat Dengar Korban Berucap Astaghfirullah Al Adzim ya Allah

Ratusan pelajar pun dilanda panik saat kejadian. Informasi didapat, saat itu yang masuk belajar ada pelajar puteri. Sementara pelajar putera, masuk pagi hari.

Tangis teriakan bergema di setiap sudut ruang belajar di sekolah tersebut. Itu sebagaimana penuturan sejumlah pelajar yang dijumpai.

C
Plafon Masjid Al Karomah Martapura yang runtuh (banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman)

Angin puting beliung disebutkan terjadi mulai dari Pesayangan, Jalan Reel, hingga menyeberang ke kawasan Masjid Al Karomah dan sekitarnya.

Pasca angin puting beliung yang mengamuk di kawasan Pesayangan tersebut, warga pun masih ramai memperbincangkan nya. Bahkan beberapa rumah warga juga terkena imbas gempuran angin.

Pimpinan Madrasah Islam Darussalamah "Bangun Jaya" Martapura, Guru H Muhammad Hamdani Muhdat mengatakan bahwa sedikitnya ada 10 lokal atau kelas yang atapnya rusak pasca diterpa angin puting beliung.

"Musibah luar biasa yang kami terima dengan kejadian angin puting beliung ini. Itu lihat atap nya hancur. Lokal atau kelas itu diisi pelajar Aliyah, lantai dua Tsanawiyah dan di lantai satu Ibtidaiyah. Atap bahkan sampai terbang ratusan meter dan jatuh di atap rumah warga," kata Guru Hamdani Muhdat.

Baca: Kasihan! Ratusan Miliar Uang Ribuan Calon Jamaah Umroh Abu Tours Tak Jelas

Dilanjutkannya, bahwa para pelajar pun harus libur sementara karena rencananya akan langsung dilakukan perbaikan.

"Ya, semoga bisa cepat diperbaiki dengan bantuan dan partisipasi masyarakat. Tadi juga ada Bupati Banjar datang memantau ke sini," ungkapnya.

Masih melihat situasi, rencana nya sekolah akan diliburkan seminggu hingga sepuluh hari saat perbaikan bangunan sekolah.

"Bahaya kalau ada aktivitas para pelajar saat perbaikan, jadi lebih baik diliburkan. Sekolah ini muridnya ada sekitar 1600 orang," ungkapnya.

Sementara itu, sebagaimana pantauan langsung di lapangan, Senin (12/2/2018) sore lalu, angin puting beliung juga berimbas hingga ke Masjid Agung Al Karomah Martapura. Plafon ruang tengah masjid runtuh.

Pengurus masjid pun langsung memasang pembatas tali di area bawah plafon runtuh. Puing runtuh dibersihkan dan aktivitas ibadah tetap berjalan di masjid tersebut. (BANJARMASINPOST.CO.ID/fadly setia rahman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved