Kapolri Kaget Video Pidatonya Jadi Viral, Tito: Kalimat Dipotong, Pesan Jadi Tak Utuh

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyampaikan klarifikasi soal video pidatonya yang menimbulkan reaksi dari sejumlah ormas Islam.

Kapolri Kaget Video Pidatonya Jadi Viral, Tito: Kalimat Dipotong, Pesan Jadi Tak Utuh
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Kapolri Jenderal Tito Karnavian Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (19/1/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyampaikan klarifikasi soal video pidatonya yang menimbulkan reaksi dari sejumlah ormas Islam.

Klarifikasi disampaikan di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj beserta perwakilan 14 ormas Islam yang tergabung di Lembaga Persatuan Ormas Islam (LPOI).

"Saya memberikan klarifikasi tentang konteks-konteks pidato saat itu. Saya menyampaikan kronologi, kontekstual, dan isi seperti apa," tutur Tito.

Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut mengaku kaget dengan beredarnya video berdurasi sekitar 26 menit tersebut.

Baca: Para Perempuan Berpakaian Seksi di Sirkuit Formula 1 Dianggap Aneh

Dia mengetahui ada video itu saat posisinya berada di luar kota.

Lalu, dia memerintahkan staf untuk mencari tahu video tersebut.

Akhirnya, diketahui pernyataan itu disampaikan pada 8 Februari 2017 di acara halaqoh yang diselenggarakan pesantren milik Ketua Majelis Ulama Indonesia, Maruf Amin.

"Kata sambutan saya itu cukup panjang kurang lebih 26 menit, tetapi dipotong 2 menit. Dan 2 menit itu mungkin ada bahasa-bahasa yang kalau hanya dicerna 2 menit itu membuat beberapa pihak kurang nyaman," kata dia.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved