Breaking News:

Sebut 'Mata Elang' dalam Penyerangan Novel Baswedan, Ketua PP Muhammadiyah Diperiksa Polisi

Dahnil diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus ini. Namun, Argo belum mau menjelaskan lebih rinci mengenai kasus tersebut.

Kompas.com/Robertus Belarminus
Ketua KPK Agus Rahardjo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menampilkan sketsa pelaku yang diduga penyerang Novel Baswedan, Jumat (24/11/2017)(Kompas.com/Robertus Belarminus) 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Sempat lama tak terdengar, kasus penyerangan Novel Baswedan kembali menunjukkan adanya perkembangan.

Terbaru, polisi akan memanggil Ketua PP Muhammadiyah Dahnil Azhar untuk diperiksa terkait pernyataannya soal penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

Pernyataan itu pernah disampaikan Dahnil dalam acara di salah satu televisi swasta.

Dahnil dijadwalkan diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (22/1/2018) besok.

"Dia ada kegiatan di salah satu stasiun TV, dia mengatakan bahwa pelakunya (penyerang Novel) adalah mata elang. Makanya akan kita dalami kembali di situ," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/1/2018).

Baca: Alamak, Heboh Video Porno Pelajar Lagi! Di Jawa Tengah, Pemerannya Pelajar SMP dan SMK

Argo menambahkan, Dahnil diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus ini. Namun, Argo belum mau menjelaskan lebih rinci mengenai kasus tersebut.

"Kita akan mintai keterangan sebagai saksi untuk membantu mengungkap kasus Novel," kata Argo.

Dalam akun Twitter pribadinya @Dahnilazar, Dahnil mengakui bahwa ia dipanggil polisi.

"Alhamdullilah. Betul, pagi tadi Saya memperoleh Surat Panggilan dari Polisi terkait Statement sy di Metro Realitas @Metro_TV mengenai Kasus Novel Baswedan yg tdk kunjung dituntaskan oleh Kepolisian setelah 9 Bulan Lebih. Terimakasih atas antensi semua sahabat. @muhammadiyah," tulis Dahnil.

Berita ini telah tayang di KOMPAS.com berjudul: Polisi Bakal Periksa Ketua PP Muhammadiyah Terkait Penyerangan Novel

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved