Kabar Kaimantan

Belanja Emas Batangan Lewat Online, Pegawai Ini Malah Dikirimi Baju Anak

Padahal, kata dia, tidak mungkin dirinya sebodoh itu mau memberikan konfirmasi atas barang yang belum diterimanya.

Belanja Emas Batangan Lewat Online, Pegawai Ini Malah Dikirimi Baju Anak
IST/HALOMONEY
Ilustrasi. 

TRIBUNKALTENG.COM - Randa Sangka Agustinus bernasib sial. Niatnya mengoleksi emas batangan yang kelima buyar, setelah dia menerima kiriman baju batik untuk anak perempuan berusia sekitar setahun.

Padahal dia telah melunasi biaya emas batangan yang dibelinya melalui toko online.

"Situs penipu ini juga yang tipu aku. Yang lain aman dan terkendali. Dan seumur hidup belanja online yang hampir tiap minggu dilakukan, barusan kali ini kena tipu," ujar pegawai Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Nunukan.

Agustinus meyakinkan sudah seringkali membeli emas melalui online.

Alumni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta ini melalui akun media sosial facebook menuliskan, awalnya dia membeli emas batangan dengan menggunakan kartu kredit.

Baca: Tarif Cukai Tembakau Naik 10 Persen, Berikut Daftar Harga Terbaru Rokok di Pasaran

"Terus barang dikirim tanggal 17 Desember 2017 jam 12 siang. Tetapi tanggal 18 jam 9 lewat pagi di dengan menggunakan akun saya yang dibobol melakukan konfirmasi bahwa saya telah menerima paket yang dikirim dan si pembobol melakukan ulasan palsu," ujarnya.

Kenyataannya, kata Agustinus, dia baru menerima paket tanggal 21 Desember 2017, pukul 12.00 lewat.

"Dan yang bikin kaget adalah aku pesan emas batangan yang harganya 5 juta lebih tetapi yang datang adalah baju batik untuk anak perempuan sekitar umur satu tahun," ujarnya.

Baca: Heboh Tuyul di Banjarbaru! Bertahun-tahun Menabung, Isi Celengan Cuma Rp 50 Ribu

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved