Jadi Bandit Jalanan, Komplotan Curanmor Ini Beralasan Demi Beli Susu Anak

Dewa menjelaskan, para pelaku merupakan sindikat pencurian sepeda motor dari jaringan yang dikomandoi Ardian Siswoko.

Jadi Bandit Jalanan, Komplotan Curanmor Ini Beralasan Demi Beli Susu Anak
Surya
Pelaku Ardian Siswoko (pakai baju tahanan) saat mempraktikan aski pencurian sepeda motor. 

TRIBUNKALTENG.COM, SURABAYA - Sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) dibongkar Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Empat orang anggota komplotan ini telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Surabaya.

Lima pelaku yang diringkus adalah Anang Fauzi (41), Muhammad Choirul Alam (39), Wahyu Gading Utomo (30), dan Gilang Pranata (23) dan Ardian Siswoko (35) . Semuanya warga Jl Candi Lontar Surabaya.

Mereka diringkus setelah tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya menangkap Ardian Siswoko alias Dian.

Baca: Tante Mer Layani 30 Lelaki Dalam Dua Bulan, Segini Tarifnya!

Dia ditangkap di Jl Kedung Cowek Surabaya pada 18 Desember 2017 saat mengendarai sepeda motor hasil curian yang pelat nomornya sudah diganti.

"Setelah dikembangkan, kami mengamankan empat pelaku lainnya yang satu jaringan," kata Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol I Dewa Gede Juliana, Kamis (28/12/2017).

Dewa menjelaskan, para pelaku merupakan sindikat pencurian sepeda motor dari jaringan yang dikomandoi Ardian Siswoko.

Baca: Aturan Baru, Bawa Masuk Barang dari Luar Negeri Senilai 500 Dolar AS Bebas Bea Masuk

Mereka sedikitnya sudah melakukan aksi curanmor sebanyak lima kali di berbaghai tempat di Surabaya. Dia merupakan eksekutor pencurian sepeda motor dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci T.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved