Kabar Palangkaraya

Polisi Bongkar Pabrik PCC Obat di Banten

Tim melakukan kegiatan penyelidikan lanjutan di Kelurahan Cijorong Kecamatan Rangkas Bitung Kabupaten Banten

Polisi Bongkar Pabrik PCC Obat di Banten
(Polda Kalteng)
Gudang tempat pembuatan obat keras Carnophen atau zenith yang mengandung PCC di Rangkasbitung, Kabupaten Banten. Foto dirilis Sabtu (9/12/2017) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Jajaran Polda Kalteng dan Bareskrim Mabes Polri hingga, Sabtu (9/12/2017) terus mengembangkan jaringan pengedar obat terlarang.

Terutama pemasok 3,7 juta butir Pil Zenith atau Charnophent yang mengandung Paracetamol, Caresprodol dan Cofein (PCC) tangkapan di Pelabuhan Sampit, beberapa hari lalu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Agustinus Suprianto, mengatakan, pihaknya telah membentuk tim dari Ditresnarkoba Polda Kalteng yang dipimpin kasubdit 2 Kompol Bayu untuk menelusuri jaringanya.

Hari Jumat (8/12/2017) Kasubdit bersama dua orang anggotanya dan dibekap tim dari Direktorat Reserse Narkoba Bareskrim Polri yang berjumlah 11 orang dan anggota narkoba Polres kotim.

Baca: Wawan Berlinson, Kepala Pemadam Kota Palangkaraya Meninggal Dunia

Tim melakukan kegiatan penyelidikan lanjutan di Kelurahan Cijorong Kecamatan Rangkas Bitung Kabupaten Banten yang diduga tempat asal Pil Charnophen yang diamanakan di Sampit.

Hasilnya, petugas berhasil menemukan gudang yang berisi obat-obatan, diantaranya 20 karung obat kuat merk PAE, satu karung obat asam urat merek Berantas, lima karung obat kuat Tong Hot Laga, lima karung obat kuat Urat Madu.

Polisi juga mengamankan bahan baku pembuatan obat daftar G yang dikemas dalam tong dan ember, 11 roll gulungan merek Charnophent, dua roll gulungan merk trihetbenit dan lain-lain.

"Gudang tersebut, kami policeline kemudian dilanjutkan dengan melakukan penyelidikan terhadap AM yang diduga sebagai pengelola gudang dan ada hubungannya dengan obat carnophen yang diamankan di Sampit," terang Kasubdit. (TRIBUNKALTENG.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved