Kabar Dunia

Penembakan Picu Kepanikan Massal di Oxford, 9 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Juru bicara Kepolisian Transportasi Inggris mengatakan, polisi telah mendatangi area tersebut sesaat setelah laporan masuk.

Sky News
Polisi mengamankan kawasan Oxford Circus, Inggris, ketika kepanikan massal terjadi di area tersebut pada Jumat (23/11/2017) waktu setempat. 

TRIBUNKALTENG.COM, OXFORD - Beberapa orang terluka dan 9 orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit setelah kekacauan dan kepanikan massal terjadi di kawasan Oxford Station, Inggris, Jumat (23/11/2017) waktu setempat.

Dilansir dari Sky News, petugas kepolisian menyisir stasiun dan jalanan di sepanjang Oxford untuk menemukan peristiwa penembakan, seperti yang telah dilaporkan.

Juru bicara Kepolisian Transportasi Inggris mengatakan, polisi telah mendatangi area tersebut sesaat setelah laporan masuk.

Baca: VIDEO: Warga Inggris Berebut Peluk Anak Muda Muslim Ini, Lihat Videonya

"Seluruh area sudah ditelusuri dengan cepat dan stasiun juga telah di buka kembali," katanya.

"Petugas meyakini kekacauan terjadi karena pertengkaran oleh dua orang di kawasan ini," tambahnya

Dalam rekaman CCTV, terlihat dua pria yang ingin saling berbicara, meminta siapa saja di sekitarnya untuk menghampiri mereka.

Kepala Pimpinan Polisi setempat, Martin Fry mengatakan insiden kepanikan massal bisa saja terjadi di mana saja, tapi petugas polisi selalu berjaga-jaga di seluruh area dan seluruh negeri.

Baca: Anak-anak Panti Asuhan Korea Utara Harus Makan Kutu karena Miskin

"Terima kasih untuk semua orang bersama kami malam ini dan juga kepada rekan dari layanan darurat yang juga merespons cepat," katanya.

Asisten direktur operasi layanan ambulans London, Stuart Chrichton menuturkan tim medis menangani beberapa pasien yang terluka ketika meninggalkan kawasan Oxford Circus.

"Kami merawat 7 pasien di peristiwa tersebut, dan 8 orang lainnya di bawa ke dua rumah sakit berbeda di Londong karena menderita luka," katanya.

"Ada satu pasien juga yang harus dibawa ke UGD karena mengalami luka di kakinya," ujarnya.

Baca: Kabar Ustazah Dianiaya Usai Ceramah Tentang PKI Ternyata Hoax, Begini Faktanya

Sebelumnya, pada Jumat pukul 16.30 waktu setempat, polisi telah menerima laporan telah terjadi penembakan.

Orang-orang berhamburan panik keluar dari pusat perbelanjaan Selfridges, dan semua perjalanan kereta bawah tanah dihentikan, lalu lintas diblokir, dan petugas meminta masyarakat untuk tetap berada di dalam pertokoan.

Polisi menyatakan kawasan itu sudah aman sekitar 1,5 jam, setelah dilakukan penyisiran.

Saksi mata menyebutkan diamankan karena berlarian dengan panik. Situasi kekacauan makin memuncak ketika polisi mencari kemungkinan adanya teroris.

Namun, polisi tidak menemukan bukti penembakan di kawasan itu. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved