Kabar Dunia

Menteri Inggris Ini Mengundurkan Diri karena Diam-diam Bertemu Pejabat Israel

Dalam surat pengunduran diri, Patel mengatakan meminta maaf dan apa yang ia lakukan 'tidak sesuai dengan prinsip transparansi dan keterbukaan'.

Getty Images
Priti Patel saat meninggalkan Downing Street 10, kediaman PM Theresa May. 

TRIBUNKALTENG.COM - Menteri Pembangunan Internasional Inggris, Priti Patel, mengundurkan diri Rabu (08/11) malam setelah mendapatkan tekanan besar terkait pertemuannya dengan para pejabat tinggi Israel, yang dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah.

Ia dipanggil pulang ke London saat melakukan lawatan di Afrika, untuk menemui Perdana Menteri Theresa May, yang memberinya peringatan keras hari Senin (06/11).

Dalam surat pengunduran diri, Patel mengatakan meminta maaf dan apa yang ia lakukan 'tidak sesuai dengan prinsip transparansi dan keterbukaan'.

Baca: Echa Si Putri Tidur Banjarmasin Kembali ke Sekolah, Begini Kabar Terakhirnya

Ia mengatakan 'memang apa yang ia lakukan diniatkan secara baik-baik, namun tindakan ini tidak sesuai dengan standar transparansi dan keterbukaan yang selama ini dipromosikan'.

"Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Anda (PM May) dan ke pemerintah dan dengan ini saya mengajukan pengunduran diri," kata Patel.

Patel bertemu dengan sejumlah pejabat senior Israel pada bulan Agustus saat berlibur dan pertemuan ini tidak ia laporkan ke menteri atau pejabat Inggris terkait.

Baca: Roro Fitria Dilarang Masuk ke Pernikahan Kahiyang, Padahal Sudah Habiskan Rp 125 Juta Untuk Dandan

Pada bulan September ia kembali bertemu dengan para pejabat Israel tanpa kehadiran pejabat Inggris lain.

Terungkap pula bahwa Patel tidak memberi tahu PM May bahwa dirinya meminta pengkajian kemungkinan Inggris mendanai program bantuan kemanusiaan tentara Israel di Dataran Tinggi Golan.

x
PA
Wartawan BBC mengatakan bahwa kalau Patel tak mundur, ia 'pasti akan dipecat oleh PM Theresa May'.

Pemerintah Inggris menganggap kawasan ini sebagai daerah yang diduduki Israel.

Wartawan politik BBC, Vicki Young, mengatakan PM May 'menyelamatkan muka Patel dengan memberinya kesempatan untuk mundur dari posisi menteri'.

Baca: Dituding Pemalsuan Surat dan Salahgunakan Wewenang, Pihak Setnov Laporkan 24 Penyidik KPK

Ia mengatakan kalau saja Patel tidak memilih mundur, ia 'pasti akan dipecat oleh PM May'.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved