Makam Orang yang Meninggal Selasa Kliwon Dijaga, Sosok Hewan Liar Dipercaya Penganut Ilmu Hitam

Beberapa masyarakat menganggap 'hewan liar' ini adalah jelmaan dari orang yang sedang mendalami ilmu hitam.

Makam Orang yang Meninggal Selasa Kliwon Dijaga, Sosok Hewan Liar Dipercaya Penganut Ilmu Hitam
Tribun Jogja/Tris Jumali
Anggota Polsek Rongkop Bripda Anggit bersama Bhabinkamtibmas Desa Karangwuni, Bripka Suwarto melaksanakan sambang warga yang sedang menjaga di kuburan Dusun Teken, Ds. Karangwuni, Ds. Rongkop, Kamis (2/11/2017). TRIBUN JOGJA/TRIS JUMALI 

TRIBUNKALTENG.COM, GUNUNG KIDUL - Bagi orang Jawa, Selasa Kliwon jadi hari sakral dan dikeramatkan. Ini tak lepas dari kepercayaan masyarakat Jawa yang sudah turun temurun sejak nenek moyang.

Bila ada orang yang meninggal pada Selasa Kliwon, akan memunculkan mitos tersendiri.

Baca: Mereka Menikah di Hadapan Jenazah Orangtua, Sedih . . .

Bagi orang-orang yang menganut ilmu hitam, jenazah orang yang meninggal pada Selasa Kliwon akan menjadi buruan.

Mereka percaya mayatnya bisa dijadikan jimat, diambil sebagai mahar pesugihan dan lain sebagainya.

Maka tak heran, di sejumlah daerah di Indonesia kerap terjadi laporan makam yang dibongkar, jenazah hilang, tali pocong hilang dan lainnya.

Baca: Vanessa Angel dan Didi Mahardika Batal Menikah, Ini Kata Rachmawati Soekarnoputri

Di Gunungkidul, Yogyakarta warga selalu beramai-ramai menjaga makam seorang warganya yang meninggal tepat di Selasa Kliwon.

Tentu saja tindakan ini untuk mengantisipasi si jenazah agar tak terusik tangan-tangan jahil yang sedang mendalami ilmu hitam.

Adalah warga di Desa Karangwuni, Kecamatan Rongkop yang menjaga jenazah seorang warganya yang meninggal Selasa Kliwon.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved