Breaking News:

Tiga Teratas Wanita Semua, Inilah Menteri Jokowi yang Dianggap Paling Berprestasi

Responden juga ditanya pendapatnya mengenai perlu tidaknya Jokowi melakukan perombakan kabinet di sisa dua tahun pemerintahannya.

Editor: Mustain Khaitami
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla memimpin sidang kabinet paripurna pasca perombakan Kabinet Kerja Jilid II di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/7/2016). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Lembaga survei Populi Center melakukan survei terhadap 10 nama menteri Kabinet Kerja pada pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Dari 10 menteri yang disurvei, siapa yang dianggap paling berprestasi?

Berdasarkan survei Populi Center,  Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menempati posisi pertama dengan persentase 37,9 persen.

Baca: Alexis Pekerjakan 104 Tenaga Kerja Asing, Begini Nasib Mereka Setelahnya

"Di antara jajaran Kabinet Kerja saat ini, Susi Pudjiastuti dianggap sebagai menteri paling berprestasi dengan persentase 37,9 persen," kata Direktur Populi Center Usep S Ahyar di kantor Populi Center, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (2/11/2017).

x
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat piknik dadakan di Pantai Sindu, Pulau Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (28/10/2017). Di sela-sela kunjungan kerja dan memimpin penenggelaman kapal di Natuna, Menteri Susi melakukan piknik mendadak di Pantai Sindu, salah satu pantai berbatu raksasa di Pulau Ranai. (KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWA)

Di bawah Susi, ada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dengan 8,2 persen; Menteri Keuangan Sri Mulyani 7,1 persen; Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin 2,8 persen; Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi 2,1 persen; Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto 1,8 persen; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi masing-masing 0,8 persen; serta terakhir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dengan 0,5 persen. 

Tak perlu "reshuffle"

Responden juga ditanya pendapatnya mengenai perlu tidaknya Jokowi melakukan perombakan kabinet di sisa dua tahun pemerintahannya.

Hasilnya, mayoritas responden berpendapat, Jokowi tak perlu melakukan reshuffle.

x
Populi Center merilis survei dengan tema 3 Tahun Indonesia Sentris : Penilaian dari Rakyat, di Kantor Populi Center, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (2/11/2017). (Kompas.com/Robertus Belarminus)

"Sebanyak 41,4 persen merasa reshuffle kabinet belum perlu dilakukan dan tidak perlu dilakukan," ujar Usep.

Meski demikian, 22,8 persen responden menilai reshuffle kabinet perlu untuk dilakukan.

Sebanyak 35,8 persen responden cenderung tidak tahu atau tidak menjawab saat ditanya soal itu.

Survei Populi Center dilakukan pada 19 Oktober-26 Oktober 2017 dengan jumlah responden 1.200 orang. Metode survei yang digunakan multistage random sampling dengan margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (Kompas.com/Robertus Belarminus)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved