Kabar Kalimantan

Pemeran Video Mesum Itu Dipastikan Warga Samarinda, Ini Identitasnya

Tersebarnya video itu disertai dengan sejumlah foto yang mengatakan wanita di video itu merupakan siswi SMA Negeri 1 Samarinda.

handover/Tribun Kaltim
Screenshot chating di grup yang tersebar video mesum yang diduga dilakukan siswi salah satu SMA favorit di Samarinda, Selasa (24/10/2017).    

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA - Video mesum yang beredar di media sosial, yang diduga dilakukan oleh pelajar salah satu SMA favorit di Samarinda, masih dalam tahap proses penyelidikan pihak kepolisian.

Polresta Samarinda sendiri telah menerima laporan mengenai video panas tersebut sejak Senin (23/10) kemarin.

"Sejak senin kemarin sudah ada yang membuat laporan tentang video tersebut, dan saat ini masih tahap penyelidikan lebih lanjut," ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, Rabu (25/10/2017).

Baca: Heboh Video Mesum Siswi SMA, Ini Ancaman Hukuman Pembuat dan Penyebarnya!

Selanjutnya, pihaknya akan memanggil saksi saksi, termasuk pelapor guna dimintai keterangan terkait dengan video berdurasi 5 menit yang membuat jagad dunia maya heboh.

Selain itu, saksi ahli juga akan dilibatkan guna mengidentifikasi video, seperti tanggal dan tempat pembuatan video itu.

"Kita baru periksa pelapor, selanjutnya saksi saksi kita mintai keterangan, termasuk identifikasi video dengan memanggil saksi ahli, yang didukung dengan keterangan pelapor," ucapnya.

Pihaknya pun menegaskan, kedua pemeran adegan panas di video tersebut merupakan warga Samarinda. Kendati demikian, pihaknya belum dapat membeber identitas kedua pemeran dalam video tersebut.

Baca: Percakapan Diduga Pemeran Video Hanna Anisa Bikin Geger, Begini Isinya

"Dipastikan orang Samarinda, keduanya orang Samarinda, itu saja dulu, karena baru dua hari laporan itu masuk, masih kita harus dalami lagi," tuturnya.

Pihaknya pun akan menjerat si pembuat dan penyebar video dengan UU ITE serta UU Pornografi.

Kepolisian juga meminta agar warga tidak lagi menyebarluaskan video tersebut, karena bukan tidak mungkin warga yang menyebarkanya terjerat kasus tersebut.

"Yang sebarkan juga dapat sanksi, sengaja ataupun tidak sengaja," tutupnya.

Sementara itu, kasus video mesum itu mencuat setelah video tersebut tersebar di media sosial, yakni di grup WhatsApp dan grup Line.

Tersebarnya video itu disertai dengan sejumlah foto yang mengatakan wanita di video itu merupakan siswi SMA Negeri 1 Samarinda.

Pihak sekolah pun mengaku tidak tahu menahu mengenai video tersebut, dan menyangkal wanita di video itu merupakan siswa sekolah tersebut.

"Saya tidak tahu sama sekali, kebetulan belum lihat juga videonya," ucap Muslimin, Humas SMA Negeri 1 Samarinda, Selasa (24/1/2017).

Lanjut dia menjelaskan, pihak sekolah tidak akan ikut campur maupun terlibat, ketika siswa tersebut sudah tidak aktif lagi sekolah, pihaknya akan bertindak jika siswa tersebut aktif sekolah, maupun masih berstatus pelajar di sekolah tersebut.

"Setahu saya tidak ada, kalau memang terbukti siswa di sini dan masih aktif, ada ketentuan dan langkah-langkah yang akan diambil sekolah. Apalagi yang sudah lulus tahun tahun lama kita tidak urusin lagi," tegasnya. (TribunKaltim.co/Christoper D)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved