Kabar Jakarta

Penceramah Bakal Diatur Bicaranya, Soalnya Menteri Agama Keluarkan Aturan Ini

Untuk itu, Kementerian Agama kini sedang menggodok kode etik bagi penceramah.

Penceramah Bakal Diatur Bicaranya, Soalnya Menteri Agama Keluarkan Aturan Ini
kompas.com
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin 

TRIBUNKALTENG.COM, BOGOR - Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin angkat bicara mengenai penceramah yang sering berbicara di luar konteks saat melakukan syiar dakwah.

Untuk itu, Kementerian Agama kini sedang menggodok kode etik bagi penceramah.

Ditemui di Unit Pencetakan Al-Qur'an (UPQ) Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Lukman Hakim Syaifuddin mengaku sering mendapatkan keluhan masyarakat mengenai penyampaian penceramah yang dianggap masyarakat kurang pantas.

Selain itu, adapula desakan masyarakat agar Pemerintah lebih proaktif mengatur penceramah.

"Masyarakat banyak sekali menyampaikan keluhan kepada kami (Kementerian Agama) agar pemerintah lebih proaktif untuk mengatur penceramah atau mubaligh," kata Lukman.

"Terkadang, ceramahnya itu terlalu banyak guyonan, hal-hal yang kurang pantas dilakukan oleh seorang penceramah," tambah Lukman, Selasa (24/10/2017).

Lanjutnya, kini dirasa perlu untuk merumuskan kode etik bagi para penceramah.

"Ada kebutuhan kemudian penceramah ada kode etiknya, ada hal-hal yang prinsipil, untuk menjaga integritas para da'i atau penceramah itu sendiri," kata Lukman.

"Dalam rangka menjaga ceramah tidak disampaikan oleh pihak-pihak yang tidak pada tempatnya menyampaikan, ini yang sekarang kami rumuskan," lanjutnya.

http://www.tribunnews.com/nasional/2017/10/24/menteri-agama-segera-rumuskan-kode-etik-penceramah
Berita ini juga ada di TRIBUNNEWS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved