Kabar Kalteng

Ibu Penganiaya Anak Kandung Hingga Tewas Diperiksa Dokter Spesialis Jiwa

"Kami merasa berkepentingan untuk meminta bantuan kepada ahli kejiwaan yakni Hotma Marintan"

Ibu Penganiaya Anak Kandung Hingga Tewas Diperiksa Dokter Spesialis Jiwa
faturahman
Mulia alias Yaya, Ibu korban Dwi Anggraini Siswi SMPN 9 yang tewas dianiaya saat masuk mobil tahanan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Penyidik Kepolisian Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah, belum bisa optimal dalam melakukan pemeriksaan terhadap Mulia alias Yaya, Ibunda Dwi Angraini, Siswi SMPN-9 Palangkaraya yang tewas akibat dianiaya.

"Kami merasa berkepentingan untuk meminta bantuan kepada ahli kejiwaan yakni Hotma Marintan, Spesialis Kedokteran Jiwa Doris Sylvanus, Palangkaraya untuk membantu, "ujar Kapolres Palangkaraya, AKBP Lili Warli, Selasa (24/10/2017).

Dikatakan dia, keterangan tentang kondisi kejiwaan Ibunda dari korban Dwi Anggraini akan sangat menentukan dalam penyidikan yang sedang dilakukan jika ternyata benar pelakunya adalah ibu kandungnya.

"Ini sangat menentukan untuk penetapan hukum terhadap pelaku penganiaya korban Dwi Anggraini, jika dia dinyatakan oleh dokter spesialis bahwa kejiwaan terganggu, maka sulit untuk menerapkan hukum kepadanya, "ujarnya.

Sebab itu sebut dia, pihaknya masih menunggu hasil dari pemeriksaan kejiwaan yang sedang berlangsung dan belum tau berapa hari pemeriksaan kejiwaanya dilakukan.

Kapolres menerangkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi terhadap ibu korban tersebut memang ada dugaan yang melakukan penganiayaan hingga anaknya tewas adalah ibu korban sendiri.

"Bukti-bukti pelaku melakukan penganiayaan kami amankan salah satunya adalah gagang gayung yang diduga dipakai untuk mencekik leher korban hingga korban tewas," ujarnya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved