Breaking News:

Kabar Regional

Sadis! Meski Bayinya Menjerit Ibu Ini Tetap Menduduki Sampai Berdarah dan Tewas

"Pelaku telah merencanakan aksinya sehari sebelumnya untuk menghilangkan nyawa anaknya sendiri"

Editor: Didik Trio
kompas.com
Kapolres Garut AKBP Novri Turangga menunjukan barang bukti saat menggelar jumpa pers di Polres Garut, Selasa (24/10/2017) 

TRIBUNKALTENG.COM, GARUT - Seorang ibu rumah tangga, CC (27), warga Kampung Patrol, Desa Sindangpalay, Kecamatan Karangpawitan yang menyerahkan diri ke polisi setelah menghabisi nyawa anaknya, telah merencanakan aksinya sehari sebelumnya.

"Pelaku telah merencanakan aksinya sehari sebelumnya untuk menghilangkan nyawa anaknya sendiri," jelas Kapolres Garut AKBP Novri Turangga saat menggelar jumpa pers di Mapolres Garut, Selasa (24/10/2017).

Menurut Novri, pelaku menghabisi nyawa anaknya dengan cara menidurkan anaknya dalam posisi tengkurap di atas bantal.

Kemudian ia duduki selama kurang lebih satu jam dengan menggunakan selimut hingga anaknya mengeluarkan darah dari hidung dan tewas.

"Selama satu jam didudukin, anaknya nangis dia tetap dudukin hingga keluar darah dari hidung dan meninggal," jelas Novri.

Setelah meninggal, pelaku membalikan posisi badan anaknya dan membersihkan darah dari hidung anaknya kemudian diselimuti seolah-olah anaknya tidur.

"Saat suaminya pulang kerja, pelaku langsung pergi menyerahkan diri ke kantor polisi. Jadi suaminya juga tidak tahu dia pergi ke polisi dan anaknya sudah meninggal," tuturnya.

Hingga kini, sambung Novri, pihaknya belum menemukan motif pembunuhan yang dilakukan pelaku. Sebab, pemeriksaan yang dilakukan masih pemeriksaan awal.

"Kita belum bisa memastikan motifnya, termasuk motif ekonomi," katanya.

CC (27), seorang ibu rumah tangga di Kampung Patrol, Desa Sindangpalay, Kecamatan Karangpawitan, Senin (23/10/2017) sore, menyerahkan diri ke Polsek Karangpawitan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved