Bisnis dan Ekonomi

Waduh, Harga Karet Turun Lagi

Selain harga dunia, terjadinya penurunan harga karet ini juga dipengaruhi oleh kualitas dari musim penghujan yang mulai masuk.

Waduh, Harga Karet Turun Lagi
hasanzainuddin.wordpress.com
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Nasib petani karet di Kalteng, kembali terpuruk. Belum lama menikmati kenaikan harga, kini mereka kembali dihadapkan pada turunnya harga komoditi tersebut.

Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Kalteng, harga karet dunia saat ini 1,6 sampai 1,7 US dolar per kilogram. Itu pun bentuknya berupa sir.

"Sementara di tingkat petani turun dari Rp 7.000 menjadi Rp6.000 ribu karena masih dalam bentuk slab," ujar Kepala Dinas Perkebunan Kalteng Rawing Rambang, Rabu (4/10/2017).

Selain harga dunia, terjadinya penurunan harga karet ini juga dipengaruhi oleh kualitas dari musim penghujan yang mulai masuk.

Ini disebabkan musim penghujan yang berpengaruh terhadap kualitas karet.

Sebagai tindakan, Dinas Perkebunan akan melakukan upaya pendampingan terhadap petani agar menjual langsung ke pabrik.

Selama ini lebih banyak yang menjual ke pengumpul.

"Tapi kualitas harus lebih dahulu ditingkatkan dengan mengolah menjadi bokar dengan kadar 65 sampai 70 persen. Harganya juga lebih baik karena berkisar Rp10.500 sampai Rp 11.500 per kilogram," kata Rawing. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved