Seputar Kalsel

Warga Melihat Ada Sosok Mengapung, Tapi Tak Berani Mengangkat, Kenapa Ya?

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, orang pertama menemukan korban mengapung di air di permukiman padat

helriansyah
Seorang warga Perumnas Rampabaru, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara saat menunjukan lokasi korban pertama ditemukan. 

TRIBUNKALTENG.COM, KOTABARU - Temuan seorang anak, Dimas Saputra (15), Warga Selokayang, RT 09, Gang Sepakat, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru, Kalimantan Selatan mengapung di air di pesisir pantai sekitar permukiman warga Perumnas Rampabaru, Selasa (26/9/2017) masih menjadi perbincangan warga sekitar lokasi kejadian.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, orang pertama menemukan korban mengapung di air di permukiman padat penduduk tersebut adalah, Mama Jainab.

Korban diketahui warga mengapung sekitar pukul 08.00 Wita, namun warga tidak berani mengevakuasi sebelum anggota kepolisian tiba di lokasi.

"Tidak ada yang berani mengangkat. Begitu datang polisi di lokasi baru diangkat ke atas," kata Ali salah seorang warga.

Menurut Ali, diperkirakan korban tidak jatuh di air di lokasi ditemukan. Namun dimungkinkan warga, korban terjatuh dari hilir sungai Jelapat.

Menurut perkirakan warga, korban hanyut dari hilir sungai Jelapat karena korban ditemukan persis di muara sungai Jelapat.

"Seandainya jatuhnya di sini (Rampabaru) pasti banyak warga yang melihat. Karena kalau di sini, pagi jam 06.00 Wita warga sudah ramai," jelasnya.

Berita ini juga ada di BANJARMASINPOST.CO.ID

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved