Ini Penjelasan Kadispenau Soal Twit TNI AU yang Jadi Perbincangan

banyak netizen yang menganggap aneh kicauan tersebut, karena dianggap menunjukkan sikap tidak percaya kepada Panglimanya.

Editor: Mustain Khaitami
Kolase Tribunnews.com
tribun kalteng - tweet admin panglima tni 

TRIBUNKALTENG.COM - Heboh pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang menyatakan ada institusi yang memesan 5 ribu pucuk senjata sedang menjadi sorotan.

Bahkan nama Presiden Joko Widodo dicatut dalam kejadian ini.

Pernyataan Panglima TNI tersebut viral dan menjadi perdebatan di sosial media.

Di tengah perdebatan netizen, kicauan admin Twitter @_TNIAU menjadi perhatian tersendiri.

"5 ribu pucuk itu banyak lho, gimana cara ''ngumpetinnya''? Dan apakah penyataan Panglima ini memang benar? Krn dari @Puspen_TNI blm ada ket," begitu kicaunya.

tribun kalteng - tweet admin panglima tni
tribun kalteng - tweet admin panglima tni (Kolase Tribunnews.com)

Kicauan akun @_TNIAU itupun banyak discreenshot dan dibagikan ke media sosial.

Dilansir Tribun Medan, banyak netizen yang menganggap aneh kicauan tersebut, karena dianggap menunjukkan sikap tidak percaya kepada Panglimanya.

@barnabasburn Aneh jg admin @_TNIAU ini kaga percaya sm panglimanya, bahkan seperti melawan...jd inget kudeta turki kmaren...

@MataElangNKRI Saya curiga sama akun satu ini.. bisa2nya Kontra sama Panglima TNI. Kalau Panglima TNI kan oasti dilapori. Kalau Admin TNI AU kan blm pasti.

@arulsVB jejak digital itu pait... *Pait banget yekan min ?!

Namun hari ini Kadispenau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, mengeluarkan press release soal mention Admin TNI AU di twitter tersebut.

Isinya terdapat 8 poin yang menjelaskan kronologi twit tersebut.

Pada poin pertama, Kadispenau meminta maaf jika mention twitter TNI AU tersebut menimbulkan berbagai pendapat tentang TNI AU.

Kemudian juga di poin kedua dirinya mengajak masyarakat untuk tidak mudah melempar Hoax.

"Sekali lagi admin TNI/Polri, kementerian dan lembaga saling bekerjasama memberikan informasi terkait apa saja untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat," ujarnya di poin ke 4 dalam rilis tersebut.

Berikut press release lengkap dari twitter @_TNIAU:

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved