Kabar Kalsel

Dari Iba Menjadi Cinta, Begini Kisah Nenek Wania dari Amuntai Sampai Akhirnya Dinikahi Brondong

Pasangan pengantin baru ini mengaku akan berkeliling desa untuk bersilaturahmi dengan penduduk desa, usai digelarnya pernikahan kemarin.

Penulis: Restudia | Editor: Mustain Khaitami
BANJARMASINPOST.CO.ID/reni
Wania berusia 75 tahun yang menggaet seorang bujang di Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan bernama Nahwani (39). 

TRIBUNKALTENG.COM, AMUNTAI - Rasa cinta Nenek Wania, 75 tahun berasal dari rasa kasihannya melihat Nahwani, 39 tahun yang bekerja sebagai pengemis.

Dikatakan perempuan yang akrab disapa Nenek Irus ini, dirinya merasa kasihan hingga akhirnya rela dinikahi Nahwani.

Nenek yang berasal dari Desa Rantauan, Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan ini sehari-hari berjualan sayur di pasar.

Sementara pria bujang yang berasal dari Gambut, Kabupaten Banjar, ini bekerja sebagai pengemis.

Kisah dibalik pernikahan beda usia ini terjadi kemarin, Minggu (20/8) lalu, sekitar pukul 21.00 wita.

Kehadiran Nahwani, terang Nenek Irus yang diwawancarai melalui tayangan live BPost Online mengatakan jadi teman hidupnya.

Nenek Irus diketahui hidup sebatang kara, usai ditinggalkan oleh anak satu-satunya yang meninggal dunia.

Pasangan pengantin baru ini mengaku akan berkeliling desa untuk bersilaturahmi dengan penduduk desa, usai digelarnya pernikahan kemarin.

Keduanya menikah disaksikan keluarga, dengan mas kawin Rp 12.500. (BANJARMASINPOST.CO.ID/restudia/reni)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved