Begini Persiapan Pelayanan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

Bertolak pada 20 Juli lalu, Tim Advance PPIH Arab Saudi mulai mengecek kesiapan fasilitas layanan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Begini Persiapan Pelayanan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
Kemenag.go.id
Kabid Transportasi Darat Subhan Cholid cek kesiapan layanan bus shalawat di Makkah. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Musim haji sudah menjelang. Jemaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan ke Saudi pada 28 Juli 2017.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pun mulai bersiap menyambut kedatangan dluyufurrahman (Tamu Allah Yang Maha Rahman).

Bertolak pada 20 Juli lalu, Tim Advance PPIH Arab Saudi mulai mengecek kesiapan fasilitas layanan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Layanan itu mencakup Akomodasi, Konsumsi dan Transportasi.

"Kami melakukan pengecekan ulang fasilitas di seluruh Akomodasi Makkah, berjumlah 155 Hotel yang tersebar di enam wilayah, yaitu: Jarwal, Misfalah, Syisah, Raudhah, Aziziyah, dan Mahbas Jin," terang Kadaker Makkah Nasrullah Jasam melalui pesan singkat, Minggu (23/07).

x
Kadaker Makkah Nasrullah Jasam cek kesiapan akomodasi jemaah haji Indonesia di Makkah, Minggu (23/7/2017). (Kemenag.go.id)

Untuk layanan transportasi, Kabid Transportasi Darat Subhan Cholid mangatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait di Arab Saudi, seperti Naqabah, Muassasah dan perusahan-perusahan bus yang akan melayani Jemaah Haji selama berada di Arab Saudi.

Alumnus Universitas Al Azhar Kairo ini juga sudah mengecek kesiapan stiker yang akan ditempel di bus shalawat, serta bendera yang akan ditempel di halte dan tempat pengecekan bus.

"Terminal bus shalawat di Makkah sudah siap melayani jemaah, begitu juga dengan halte-halte tempat menaikkan atau menurunkan penumpang bus shalawat,” tuturnya. (Sumber: Kemenag RI)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved