Kabar Kalsel

Petani Tapin Mulai Panen Cabai Terkenal Paling Pedas di Dunia

Selama dua bulan itu kalau buahnya subur, dapat saja puluhan juta selama musim panen tersebut.

Petani Tapin Mulai Panen Cabai Terkenal Paling Pedas di Dunia
ibrahim ashabirin
Petani cabai di Desa Hiyung Kecamatan Tapin Tengah, Tapin mulai panen cabai yang terkenal dengan rasa paling pedasnya. 

TRIBUNKALTENG.COM, RANTAU - Petani cabai di Desa Hiyung Kecamatan Tapin Tengah, Tapin mulai panen cabai yang terkenal dengan rasa paling pedasnya.

Pantaun BPost, Sabtu (8/7/2017) salah satu petani cabai Desa Hiyung, Agal (60) tampak senang memetik cabainya yang segar dan memerah di kebunnya.

"Alhamdulillah buah cabainya subur dan harganya saat ini mahal Rp 45 ribu perkilo," ucap Agal senang.

Menurut Agal, karena dirinya sudah usia lanjut, sehingga memetik cabai hanya bisa beberapa jam, paling dapat 4-5 kilo selesai. Kalau diuangkan sekitar Rp 200 ribu sehari.

Masa panen cabai, kata Agal paling sekitar dua bulanan, sudah selesai. Selama dua bulan itu kalau buahnya subur, dapat saja puluhan juta selama musim panen tersebut.

Menurut Sekretaris Dinas Pertanian Tapin, Wagimin, memang saat ini mulai musim panen cabai di Desa Hiyung.

Desa Hiyung merupakan sentra cabai di Tapin. Cabai dari desa itu tidak hanya untuk memenuhi keperluan lokal Tapin, tetapi dikirim juga ke Kaltim, Kalteng dan beberapa kabupaten di Kalsel, jelas Wagimin.

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved