Breaking News:

Kabar Dunia

Pendukung Presiden Serbu Gedung Dewan, Anggota Parlemen Dipukuli

Para pendukung pemerintah tiba-tiba menerobos gerbang parlemensembari membawa tongkat dan pipa besi. Polisi militer yang bertugas menjaga keamanan ber

Editor: Mustain Khaitami
epa
Para pendukung pemerintah Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menyerbu masuk gedung parlemen nefara itu dan memukuli anggota DPR, Rabu (5/7/2017). (EPA) 

Kamis, 6 Juli 2017 19:56 WIB 

TRIBUNKALTENG.COM - Sekitar 100 orang pendukung pemerintahan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menyerbu masuk gedung parlemen di Caracas, ibu kota negara itu, dan memukul sejumlah anggota parlemen atau DPR.

Sejumlah saksi mata mengatakan konfrontasi dimulai sesaat setelah sidang paripurna untuk memperingati Hari Kemerdekaan, demikian dilaporkan kantor berita AFP, Kamis (6/7/2017).

Para pendukung pemerintah tiba-tiba menerobos gerbang parlemensembari membawa tongkat dan pipa besi. Polisi militer yang bertugas menjaga keamanan berdiri tanpa berbuat apa-apa.

Julio Borges, seorang politisi Venezuela, merilis cuitan di Twitter bahwa ada lima anggota DPR yang mengalami cedera. Beberapa di antara mereka dibawa ke luar gedung untuk menjalani perawatan.

"Ini tidak seberapa sakit dibanding menyaksikan bagaimana kita kehilangan negara kita setiap hari," cetus anggota DPR, Armando Armas, selagi dimasukkan ke ambulans dengan memakai perban berdarah di kepalanya.

Surat kabar Venezuela, Tal Cual, menyebut serangan dilakukan milisi pro-pemerintah berjuluk "colectivos".

Mereka dilaporkan menembakkan mercon dan petasan saat menerobos masuk gedung parlemen.

Sejumlah anggota DPR yang diserang "jatuh ke ubin dan ditendangi", sebut Tal Cual.

Beragam foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan korban penyerangan mengalami luka di kepala. Setidaknya seorang anggota DPR, Americo De Grazia, digotong ke luar gedung.

Selain anggota DPR, menurut Julio Borges, di dalam gedung parlementerdapat 108 wartawan, mahasiswa, dan pengunjung.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved