Kabar Kalsel

Korban Ombak Pantai Menara Dapat Asuransi dari Pemkab Tanahlaut

Informasi temuan itu diterima tim gabungan pencarian korban yang berada di sekitar areal proyek pembangunan dermaga Swarangan Pelaihari atau lokasi

Korban Ombak Pantai Menara Dapat Asuransi dari Pemkab Tanahlaut
Istimewa
Jasad Danu Ahmad Yanuar Pratama (15) ditemukan nelayan muncul dalam kondisi tak bernapas di pantai hutan Gayam dekat pelabuhan khusus milik PT Jorong Barutama Greston (JBG), Senin (3/7/2017) sekitar pukul 07.00 Wita. 

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Jasad Danu Ahmad Yanuar Pratama (15) ditemukan nelayan muncul dalam kondisi tak bernapas di pantai hutan Gayam dekat pelabuhan khusus milik PT Jorong Barutama Greston (JBG), Senin (3/7/2017) sekitar pukul 07.00 Wita.

Jasad korban yamg masih pelajat itu diduga terbawa arus pasang laut belasan kilometer. Itu karena memang proyek dermaga pelabuhan Swarangan bertetangga dengan pelabuhan khusus batu bara PT JBG.

Informasi temuan itu diterima tim gabungan pencarian korban yang berada di sekitar areal proyek pembangunan dermaga Swarangan Pelaihari atau lokasi awal mula korban dinyatakan tiga rekannya tenggelam.

Jasad korban dibungkus dengan kantong mayat milik Basarnas Kalselteng untuk dievakuasi menggunakan mobil ambulan bantuan PT JBG menuju Puskesmas Jorong.

Lokasi penemuan jasad korban dan awal korban tenggelam masuk dalam desa wisata pesisir Desa Swarangan. Lokasi pesisir pantai Swarangan adalah areal lokasi destinasi wisata alam resmi yang dikelola Pemerintah Kabupaten Tanahlaut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanahlaut, Akhmad Khairin menjamin bahwa pelayanan jasa terhadap korban yang tenggelam di pesisir pantai Swarangan akan mendapatkan layanan asuransi jiwa dari Pemerintah Kabupaten Tanahlaut.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tanahlaut, Harmiadi dikonfirmasi membenarkan penemuan jasad korban tersebut.

"Otomatis dengan penemuan ini semua personel BPBD Tanahlaut selesai bertugas ditarik ke Pelaihari. Urusan berikutnya pihak kepolisian melakukan visum korban," katanya.(Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved