Breaking News:

Kabar Kalsel

Nasionalisme dan Khilafah Bagai Minyak dan Air

Namun dia dengan tegas menyebut tujuan HTI adalah mengembalikan sistem khilafah, artinya bertentangan dengan sistem negara Indonesia.

Istimewa
Dialog dan Tadarus Kaderisasi dengan tema Khilafah dan Nasionalisme, Realistiskan? yang digelar di Gedung Dakwah NU. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Pernyataaan Ketua Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU), Said Aqil Sirodj terkait pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia jadi pembahasan Ikatan Pelajar NU Kalsel.

Sebelumnya, Ketum PBNU Said Aqil Siroj menyatakan, sebagai sebuah organisasi yang dia nilai mengusik NKRI, HTI harus segera dibubarkan.

Namun bukan berarti para anggotanya harus dimusuhi. Said malah berharap para anggota HTI kembali ke jalan yang benar.

Selama ini aktivitas HTI memang tidak mengusik NKRI dengan cara kekerasan.

Namun dia dengan tegas menyebut tujuan HTI adalah mengembalikan sistem khilafah, artinya bertentangan dengan sistem negara Indonesia.

Hal ini menjadi pembahasan di dalam Dialog dan Tadarus Kaderisasi dengan tema Khilafah dan Nasionalisme, Realistiskan? yang digelar di Gedung Dakwah NU.

Tiga narasumber dihadirkan dalam dialog tersebut yakni Majelis Alumni IPNU Kalsel, M Zaini, Sekretaris Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Puteri NU, Jana Mutmainnah, dan Sekretaris Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar NU Kalsel, Ahmad Hudari.

M Zaini mengungkapkan aswaja dengan empat karateristik, tawasuth, tawazun, ta'adul, dan tasamuh.

Artinya, para ulama sepakat bahwa nusantara adalah negara darussalam, bukan darul Islam, apalagi khilafah.

Nasionalisme dan khilafah, lanjutnya ibarat minyak dan air.

"Apalagi kiyai dan ulama NU sepakat Indonesia harga mati. Kader IPNU sejak dini ditanamkan melalui kaderisasi tentang nasionalisme", ujarnya.

Berdasarkan rilis yang diterima BPost Online, Hana mengungkapkan dialog dan kaderisasi yang digelar adalah gerakan nyata untuk menumbuhkan nasionalisme.

Penulis: Restudia
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved