Peluang Usaha

Jelang Lebaran Bisnis Pangkas Rambut pun Menggeliat, Cak Mul Sampai Layani 200 Orang Per Hari!

Tampil rapi di hari kemenangan menjadi suatu pilihan sebagian umat muslim, usai menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.

Jelang Lebaran Bisnis Pangkas Rambut pun Menggeliat, Cak Mul Sampai Layani 200 Orang Per Hari!
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / TITO RAMADHANI
Sejumlah karyawan menangani penataan rambut pelanggan di pangkas rambut Cak Mul di Jalan Letjend Sutoyo, Pontianak Selatan, Rabu (21/6/2017) sore. 

TRIBUNKALTENG.COM, PONTIANAK - Tampil rapi di hari kemenangan menjadi suatu pilihan sebagian umat muslim, usai menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Suatu kebanggaan dapat berpenampilan bersih dan rapi di Hari Raya Idul Fitri.

H-4 jelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, warga tampak mulai mengantre di tempat-tempat pangkas rambut.

Satu di antaranya terpantautribunpontianak.co.id, di pangkas rambut Cak Mul yang terletak di deretan kios di Jalan Letjend Sutoyo, tepatnya di pertigaan simpang Jalan Purnama I - Jalan Karya Baru, Pontianak Selatan, Rabu (21/6/2017) sore.

Pemilik pangkas rambut ini bernama Imam Mulyono (48), yang akrab disapa Cak Mul, seorang pria asal Jombang, Jawa Timur.

Ia bersama lima orang karyawannya melayani jasa pangkas rambut setiap hari di kios berukuran sekitar 3x4 meter yang disewanya, dengan tarif sewa Rp 15 juta pertahun.

"Karyawan saya ada lima orang, jadi termasuk saya ada enam orang yang melayani pangkas rambut di sini. Kami mulai buka sekitar pukul 08.30 WIB, sampai selesai itu sekitar pukul 24.00. Kalau untuk hari-hari biasa itu, satu orang bisa melayani kurang lebih 15 sampai 20 orang. Jadi sehari kami di sini bisa memangkas rambut sekitar 100 kepala, kurang lebih segitulah setiap hari," ungkapnya.

Cak Mul mengakui, menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, ada lonjakan pelanggan yang mempercayakan penataan rambut tangan-tangan ia dan karyawannya. Lonjakan pelanggan tersebut, menurutnya bahkan dua kali lipat dari hari-hari biasa.

"Mulai terasa itu sekitar sepekan sebelum lebaran. Pelanggan yang datang mencapai dua kali lipat dari hari biasa. Kurang lebih sekitar dua ratusan orang pelanggan lah," ungkapnya.

Berlima dengan karyawannya, Cak Mul menuturkan masih dapat menangani pelanggan yang datang. Ia membagi jam bekerja karyawannya dengan dua shift jam kerja, untuk melayani pelanggan yang datang silih berganti selama sekitar 16 beroperasi.

"Kalau bersama karyawan sih, insya Allah kalau kami berlima, karena satu orang sedang cuti. Masih bisa kami tangani, tapi kalau hanya satu atau dua orang saja yang melayani, masih banyak pelanggan yang menunggu antrean. Jadi kami bagi, tiga orang melayani siang, dua orang melayani malam," jelasnya.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved