Breaking News:

Din Syamsuddin Berang Muhammadiyah Diseret pada Sidang Siti Fadilah

Amien Rais adalah warga Muhammadiyah, dan Siti Fadilah Supari adalah menteri yang diusung oleh Muhammadiyah.

Din Syamsuddin Berang Muhammadiyah Diseret pada Sidang Siti Fadilah
NET
Din Syamsudin

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai ada sejumlah kejanggalan dalam penanganan kasus dugaan korupsi alat kesehatan, yang menyeret mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.

Kejanggalan yang ia maksud antara lain penyebutan nama mantan Ketua MPR sekaligus pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri, dalam persidangan Siti Fadilah Supari.

"Saya mengetahui dan mengikuti (persidangan) mantan Menkes Siti Fadilah. (Dia) sama sekali tidak pernah menyebut Amien Rais. Beliau tidakk pernah memberi, mentransfer dana kepada Amien Rais," ujarnya kepada wartawan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2017).

Amien Rais adalah warga Muhammadiyah, dan Siti Fadilah Supari adalah menteri yang diusung oleh Muhammadiyah.

Saat menyebutkan nama Amien Rais dalam persidangan, jaksa juga membeberkan bahwa uang itu ditransfer melalui Soetrisno Bachir, yang juga merupakan warga Muhammadiyah, sekaligus petinggi PAN.

Sampai nama Muhammadiyah disebut-sebut di persidangan, menurut Din Syamsuddin hal itu bukanlah hal yang biasa terjadi di persidangan.

Ia mempertanyakan kenapa jaksa sampai harus menyeret nama organisaisnya.

"Mohon maaf, membawa nama Muhammadiyah, ini tidak etis. Tidak pernah ada kasus lain disebut-sebut organisasinya, maka tidak salah kalalu saya pribadi bersuudzon (berprasangka buruk), ini ada apa dengan KPK?" tuturnya.

"Apakah dikaitkan dengan manuver (politik) Amien Rais? Ini perlu diverifikasi," sambung Din. (*)

Berita ini dipublikasikan tribunnews.com dengan Judul "Jaksa Bawa-bawa Muhammadiyah di Sidang Siti Fadilah Supari, Din Syamsuddin: Ada Apa dengan KPK?"

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved