Kasus Pornografi

Terkait Rizieq Shihab, Polisi: Sumpah Demi Allah Tidak Ada Kriminalisasi Ulama!

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pornografi terkait percakapan mesum.

Terkait Rizieq Shihab, Polisi: Sumpah Demi Allah Tidak Ada Kriminalisasi Ulama!
tribunnews.com
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan membantah adanya kriminalisasi ulama terkait penetapan tersangka Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pornografi terkait percakapan mesum.

"Enggak ada kita (kriminalisasi ulama)," kata Iriawan usai acara buka puasa bersama di kediaman Ketua DPR Setya Novanto, Jakarta, Senin (5/6/2017).

Iriawan menuturkan, Ketua MUI Ma'ruf Amin dan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga telah menyatakan tidak ada kriminalisasi ulama.

Menurut Jenderal Bintang Dua itu, polisi tidak boleh melakukan kriminalisasi ulama.

"Untuk apa? Enggak boleh dong, dosa besar itu. Kita murni saja hanya Gakkum (penegakkan hukum). Sumpah demi Allah enggak ada itu. Kalau ada itu betul-betul bisa dosa besar sekali. Ulama itu kan panutan kita," tutur Iriawan.

Iriawan menuturkan, polisi tidak dapat merekayasa kasus.

"Bagaimana caranya? saksinya banyak. Saksi ahli ada," ucapnya.

Sebelumnya, ratusan orang mengatasnamakan Presidium Alumni 212 mendatangi kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (19/5/2017).‎

Kedatangan mereka untuk memberikan dukungan kepada Komnas HAM dalam melakukan investigasi kasus hukum terhadap para ulama. Mereka juga membawa spanduk petisi dukungan warga.

Ketua Presidium Alumni 212 Ustaz Ansufri Idrus Sambo mengatakan, jumlah dukungan telah mencapai 10 ribu tanda tangan.

"Dan akan terus bertambah, dari luar kota terus berdatangan petisi dukungannya," tuturnya sebelum masuk ke ruang pengaduan Komnas HAM. (*)

Berita ini dipublikasikan wartakota.co.id dengan judul "Kapolda Metro Jaya: Sumpah Demi Allah Tidak Ada Kriminalisasi Ulama"

Editor: Didik Trio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved