Info Sehat

Orang Puasa Rawan Sariwan, Ini Cara Menghindarinya

Kurangnya asupan nutrisi seperti kekurangan vitamin C, B12, atau zat besi yang rentan terjadi selama bulan Ramadan bisa jadi memicu sariawan di mulut.

Editor: Mustain Khaitami
Intisari
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM - Mari mencegah gangguan-gangguan yang tidak diinginkan saat berpuasa, salah satu contohnya adalah penyakit sariawan.

Sariawan (moniliasis) adalah tukak kecil/luka yang tumbuh di daerah bibir, pipi bagian dalam, gusi, atau lidah dan langit-langit.

Sariawan dapat mengenai siapa saja, tidak mengenal usia, orang tua, muda, anak-anak, bahkan bayi.

Kurangnya asupan nutrisi seperti kekurangan vitamin C, B12, atau zat besi yang rentan terjadi selama bulan Ramadan bisa jadi memicu sariawan di mulut.

Apalagi, biasanya kita menginginkan sajian yang praktis seperti kering-keringan dan daging-dagingan yang mudah distok selama bulan puasa. Akibatnya, gizi jadi tidak seimbang dan mulut mudah terkena sariawan.

Faktor-faktor lain seperti infeksi jamur dan kuman yang terjadi akibat mulut kekeringan, tergigit secara tidak sengaja, penurunan kekebalan, hingga makan makanan panas atau terlalu dingin seperti es di saat berbuka yang langsung dilanjut dengan makan makanan panas juga bisa jadi penyebabnya.

Nah, untuk mencegahnya, kita wajib lebih menjaga kebersihan rongga mulut dengan cara rajin menyikat gigi. Gunakan sikat gigi yang halus dan segera ganti sikat jika sudah berubah bentuk.

Jika terdapat luka di rongga mulut, berkumurlah dengan obat kumur antiseptik selepas sahur dan berbuka puasa.

Untuk penanggulangan dari segi asupan makanan, konsumsi hidangan yang mengandung gizi yang cukup, terutama vitamin C, B12, dan zat besi.

Untuk mendapatkan vitamin C yang cukup, konsumsilah bayam, daun melinjo, daun singkong, genjer, katuk, kembang kol, sawi, jambu biji, jeruk, dan pepaya.

Sementara itu, agar asupan vitamin B12 atau B-kompleks terpenuhi, santaplah sajian berbahan dasar susu, telur, hati sapi, daging sapi, tempe, daging ayam, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

Agar asupan zat besi terpenuhi, konsumsilah bayam, daun ubi jalar, pokcoy, kacang kedele, kacang merah, tempe murni, daging ayam, daging sapi, telur ayam, dan ikan teri. Sebaliknya, agar terhindar dari sariawan, jangan mengonsumsi makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin, terlalu pedas, dan terlalu manis.

Nah, itulah cara mencegah penyakit sariawan saat berpuasa. Yuk, kita ikuti agar tubuh senantiasa sehat dan puasa terasa lebih nyaman. Selamat berpuasa dan semoga sehat selalu.

Artikel ini ditayangkan Sajiansedap.grid.id berjudul: Mencegah Sariawan Saat Berpuasa, Ini Dia Cara Jitu nan Mudahnya!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved