Kisah Perempuan Penyayang Binatang Ini Berakhir Tragis
Rosa dikenal sebagai penyanyang binatang, bahkan beberapa foto memperlihatkan kedekatannya dengan harimau.
Penulis: Restudia | Editor: Mustain Khaitami
TRIBUNKALTENG.COM - Penjaga kebun binatang yang diketahui bernama Rosa King yang tewas diterkam harimau ternyata memiliki hubungan dekat dengan raja hutan tersebut.
Perempuan berusia 34 tahun ini memang dikenal sering menghiraukan keselamatannya akan bahaya pekerjaan yang dilakoni.
Rosa dikenal sebagai penyayang binatang, bahkan beberapa foto memperlihatkan kedekatannya dengan harimau.
Ibu Rosa, Andrea mengatakan Rosa sangat mencintai pekerjaannya dan tak ingin mengganti dengan pekerjaan lain.
Sebelum kejadian tersebut, menurut temannya Tracey Eyre seperti dilansir mirror, Rosa mengetahui hidupnya dalam bahaya.
"Rosa tahu dia bergelut dengan hewan berbahaya, dia tahu hewan itu hewan liar," kata perempuan berusia 48 tahun ini.
"Dia pernah berkata Blizzard (nama harimau) sering melihatnya dan seperti ingin mengatakan, 'kamu akan jadi santapanku selanjutnya jika ada kesempatan".
Tapi bukan Blizzard yang menyantapkan, melainkan harimau lain. Blizzard mati pada Februari lalu karena usianya sudah terlalu tua.
Rosa bahkan menangisi kematian hewan kesayangannya tersebut. Rosa juga dikenal dekat dengan mantan harimau sirkus, Lady Belle.
Saking dekatnya, Rosa memberinya makan di kandang dengan tangannya. Sayangnya Lady Belle harus dimatikan dan kala itu membuat Rosa terpukul.
"Pada dasarnya semua pekerjaan memiliki resiko". "Dia pasti tak ingin harimau itu dimatikan, saya yakin dia tidak mau".
Suami Tracey, Steve menambahkan, "Itu hal yang tidak adil, jika sesuatu terjadi dan menyalahkan harimau".
Rosa meninggal di kebun binatang Hamerton, Hutingdon, Cambs pada Senin lalu.
Saksi mata mendengar teriakan di dalam kandang harimau yang disinyalir adalah suara Rosa.
Rekan kerjanya mencoba mengalihkan perhatian dengan memberikan daging untuk harimau tersebut,
Namun serangannya mengakhiri hidupnya. "Semua pekerja panik dan tak tahu apa yang harus dilakukan. Nyawa ada di tangan mereka", kata saksi mata Pete Davis.
"Beberapa bahkan melemparkan daging ke kandang untuk mencoba menarik perhatiannya dari cengkeraman pada Rosa". (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tribun-kalteng-rosa-king_20170531_105553.jpg)