Kabar Dunia

Poopootov, Senjata Biologis Demonstran Venezuela Dinilai Lebih Ampuh untuk Serang Petugas

Aksi demonstrasi di Venezuela semakin panas. Korban tewas terus bertambah dan pemerintah terus berusaha menekan pemberontakan masyarakat dengan ancama

Poopootov, Senjata Biologis Demonstran Venezuela Dinilai Lebih Ampuh untuk Serang Petugas
AFP
MASSA OPOSISI - Ribuan warga oposisi Pemerintahan Nicolas Maduro menggelar aksi di Caracas, Rabu (10/5). Gelombang aksi protes menuntut pemilihan presiden baru yang dipicu gejolak ekonomi di Venezuela telah berlangsung sejak sejak awal bulan lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM - Aksi demonstrasi di Venezuela semakin panas. Korban tewas terus bertambah dan pemerintah terus berusaha menekan pemberontakan masyarakat dengan ancaman pasukan bersenjata.

Imbasnya, rakyat pun beralih ke senjata baru. Tidak lagi menggunakan botol dan batu, melainkan bom kotoran manusia.

Bom 'poopootov', yang merupakan pelesetan dari molotov itu, berupa gelas plastik yang berisi kotoran manusia.

Bom tersebut dilemparkan ke pasukan keamanan dalam aksi protes di Caracas, Ibu kota Venezuela, pekan ini.

Melansir Reuters, Kamis (11/5) masyarakat Venezuela bersemangat membuat bom kotoran tersebut.

Salah satunya, seorang wanita yang berprofesi sebagai dokter gigi.

"Saya membantu para demonstran membuat bom kotoran di rumah," ujar wanita yang tidak ingin disebutkan namanya itu.

"Biasanya senjata mereka hanya batu, kini mereka punya senjata baru."

Salah seorang pelaku protes, siswa berusia 16 tahun bernama Alejandro menyebut senjata baru mereka lebih ampuh melawan pasukan keamanan ketimbang batu dan molotov sekalipun.

"Senjata ini berhasil dan kami akan terus menggunakannya, meskipun bau sekali," ujar Alejandro.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved