Setelah Bercinta, Pria Ini Habisi Sang Pacar yang Masih Dalam Kondisi Telanjang

Meski demikian, sebelum mencekik dengan tangan dan jilbab korban, Umar menyatakan masih sempat bersetubuh dengan kekasihnya.

Editor: Mustain Khaitami
Tribun Jateng/Rival Almanaf
Kapores Demak, AKBP Sonny Irawan menunjukkan foto-foto korban dalam gelar di Ruang Rupatama, Polres Demak, Jumat (5/5/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, DEMAK - Umar Shodiq (25) pembunuh gadis 19 tahun yang juga pacarnya sendiri berkilah ia membunuh karena enggan bertanggung jawab atas kehamilan kekasihnya.

Dalam gelar perkara yang diadakan di Ruang Rupatama Polres Demak, pria yang bekerja serabutan itu mengaku sudah beberapa kali menawarkan diri untuk bertanggung jawab.

"Saat tahu dia hamil, saya sudah tawarkan keluarga akan datang kerumahnya dan saya siap tanggung jawab tapi dia nggak mau," jelas Umar.

Namun, kekasihnya yang bernama Ayu Kurniandani menurutnya menolak.

"Katanya dia ingin meneruskan kuliah, jadi minta kandungannya digugurkan," tambahnya Umar sembari meringis kesakitan karena ada luka tembak di kakinya.

Ia pun juga menyetujui untuk menggugurkan. Meski demikian beberapa upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Umar sudah mencoba meminumkan air soda, memberikan nanas muda, namun kandungan kekasihnya tidak kunjung gugur.

"Karena nggak gugur, dia datang terus ke rumah menuntut agar segera digugurkan, karena stres dan putus asa dia saya cekik selama 20 menit," tambahnya.

Meski demikian, sebelum mencekik dengan tangan dan jilbab korban, Umar menyatakan masih sempat bersetubuh dengan kekasihnya.

"Saya juga mencekik dengan jilbab, karena dia saat itu setengah telanjang," pungkasnya. (*)
 

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved