Breaking News:

Kalteng Kita

Anggota Komisi VII DPR RI: TDL Naik, Kok Masih Byarpet?

Selama berada di Kalteng, sejumlah anggota Komisi VII DPR RI telah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak terkait masalah listrik dan ketersediaan

Istimewa
Anggota Komisi VII DPR RI Ikhwan DAtu Adam (kiri) saat bersama Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail di Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PLANGKARAYA - Kebijakan pemerintah mencabut subsidi bagi pelanggan 900 VA sehingga tarif dasar listrik (TDL)  melambung, ternyata membuat Ikhwan Datu Adam bingung.  Itu karena, masih banyak daerah yang justru belum teraliri listrik.

Kenyataan itulah yang ditemukan anggota Komisi VII DPR RI ini pada saat melakukan kunjungan ke Kalteng 2-3 Mei 2017. Kondisi ini menurut dia, juga banyak terjadi di berbagai daerah di tanah air.

"Logikanya, kalau TDL naik pelayan juga harus lebih baik. Tapi nyatanya, banyak daerah yang belum teraliri listrik. Bahkan masih ada yang sehari berkali-kali padam," kata Ikhwan di Palangkaraya, Rabu (3/5/2017).

Selama berada di Kalteng, sejumlah anggota Komisi VII DPR RI telah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak terkait masalah listrik dan ketersediaan energi.

Mereka juga melakukan kunjungan ke PLTU Buntoi di Kabupaten Pulangpisau yang secara teknis telah beroperasi sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di provinsi ini.

Namun sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kaltim dan Kaltara, Ikhwan mengaku memiliki keterikatan emosi yang sama dengan yang dirasakan warga Kalimantan pada umumnya.

Atas kenyataan itu pula, dia beranggapan tidak cukup alasan kalau PLN kemudian tidak memiliki ketersediaan energi yang cukup untuk mengaliri listrik di semua daerah.

"Ini yang nanti akan saya sampaikan kepada Kementerian ESDM agar dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP). Listrik sudah menjadi hajat hidup orang banyak. Jadi kalau pelayanannya masih seperti ini, semestinya TDL tidak perlu dinaikkan," timpal dia. (*)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved