Ensiklopedia

Penduduknya Rata-rata Berusia di Atas 100 Tahun, Desa Ini Disebut Lembah Panjang Umur

Alasannya karena daerah ini diberkati dengan air murni, udara murni, tanah yang subur, dan iklim seperti musim gugur yang permanen.

Penduduknya Rata-rata Berusia di Atas 100 Tahun, Desa Ini Disebut Lembah Panjang Umur
ancient-origins
Desa Vilcabamba, Ekuador. 

TRIBUNKALTENG.COM - Rata-rata angka harapan hidup dunia adalah 70 tahun. Tapi desa ini usia penduduknya bisa mencapai usia 140 tahun.

Nama desa ini adalah desa Vilcabamba.

Terletak di lereng Andes di Ekuador. Desa ini dijuluki “Valley of Longevity” atau “Lembah panjang umur”.

Alasannya karena daerah ini diberkati dengan air murni, udara murni, tanah yang subur, dan iklim seperti musim gugur yang permanen. Sehingga buah, sayuran, dan tanaman obat dapat berkembang sepanjang tahun.

Selain itu, di desa Vilcabamba memiliki pohon Anadenanthera yang dianggap harta karun Ekuador dan dianggap suci.

Daunnya digunakan untuk mengobati penyakit pernapasan dan asma.

Pohon ini juga mampu membawa kembali oksigen murni dan memblokir polutan di udara.

Bisa dibilang inilah salah satu faktor penyebab kesehatan dan umur panjang penduduk.

Ketika Dr Alexander Leaf, Dr Harold Elrick dari Universitas California, dan sebuah kelompok dari Universitas Quito mengunjungi desa Vilcabamba pada 1972, mereka menemukan banyak penduduk yang berusia di atas 100 tahun.

Dari 819 total penduduk yang tinggal saat itu, 9 orang berusia lebih dari 100 tahun, satu pria berusia 123 tahun, dan pria bernama Jose David berusia 142 tahun.

Berarti Vilcabamba memiliki tingkat 1.100 centenarian per 100.000 penduduk, dibandingkan hanya 3 per 100.000 di AS.

Dr Morton Walker pada 1981 melaporkan kesehatan penduduk desa ini terkait dengan air mineral yang kaya di Vilcabamba.

Air mengalir ke lembah dari Hutan Nasional Podocarpus, cagar alam Ekuador yang dilindungi karena miliki mikroorganisme pra-zaman es, dan salah satu dari sedikit hutan hujan asli yang tersisa di dunia.

Mau coba tinggal di desa Vilcabamba? (Intisari Online)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved