Akibat Skandal Pajak, Posisi Puncak Chelsea Terancam

terseret bersama West Ham United dan Newcastle dalam kasus penggelapan pajak industri sepak bola sekitar 5 juta pound

Akibat Skandal Pajak, Posisi Puncak Chelsea Terancam
superball.id Presiden Juventus Andrea Agnelli berjabat tangan dengan Paulo Dybala di Vinovo centre, Turin.
Petugas Departemen Pajak Inggris (HMRC) setelah menggeledah kantor Chelsea, Jumat (26/4/2017) 

TRIBUNKALTENG.COM, LONDON - Chelsea menjadi klub Liga Inggris terbaru yang digeledah petugas HMRC terkait kecurangan pajak.

The Blues, julukan Chelsea, terseret bersama West Ham United dan Newcastle dalam kasus penggelapan pajak industri sepak bola sekitar 5 juta pound atau sekitar Rp 85 miliar.

Ketua Newcastle Lee Carnley bahkan telah ditahan.

HMRC merupakan singkatan Her Majesty's Revenue and Customs.

HMRC adalah departemen non-kementerian Pemerintah Inggris yang bertanggung jawab antara lain dalam pengumpulan pajak.

Menurut laporan, sebagaimana dikutip SuperBall.id dari The Sun, Rabu (26/4/2017), sejumlah petugas HMRC telah berada di Chelsea sepanjang pagi.

HMRC tengah mengorek informasi terkait kecurangan pajak itu.

St James' Park dan Stadion London adalah dua lokasi yang menjadi target awal pada Rabu (26/4/2017).

Petugas HMRC memulai operasinya di dua stadion itu pada pukul 04.00 waktu setempat.

HMRC menyatakan hampir 200 petugas dikerahkan di Inggris dan Prancis saat operasi tersebut melintasi Channel (terowongan penghubung kedua negara).

Halaman
12
Editor: Halmien
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved