Breaking News:

Kabar Kalsel

Korban Tewas Itu Sempat Berteriak Minta Tolong

Namun, diduga karena kehabisan napas akibat menghirup asap dari api yang mengepung rumah yang disewanya, dia pingsan hingga akhirnya tewas.

Penulis: Hanani | Editor: Mustain Khaitami
banjarmasinpost.co.id/hanani
Pusing rumah yang kena musibah kebakaran di RT 09 Mualimin, Gang Panti Asuhan Muhammadiyah Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (7/4/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, BARABAI - Korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran di RT 09 Mualimin, Gang Panti Asuhan Muhammadiyah Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (7/4/2017) pukul 02.30 Wita, Nisa Febrianti ternyata sempat berteriak minta tolong beberapa kali.

Namun, diduga karena kehabisan napas akibat menghirup asap dari api yang mengepung rumah yang disewanya, dia pingsan hingga akhirnya tewas.

"Dia ditemukan di depan pintu keluar, dekat rak piring. Tapi karena saat itu pintu terkunci dan kuncinya dibawa kakaknya Wahyu yang sedang ke Pasar Subuh, dia tak bisa keluar," tutur sejumlah saksi yang ditemui BPost Online, di tempat kejadian, siang tadi.

Nurliana Dewi, salah satu saksi yang mendengar korban berteriak mengungkapkan,korban berteriak beberapa kali.

"Dia teriak tolooong..toloong ! kebakaran! Kebakaran!.. Setelah kami terbangun dan tak ada suara dia lagi. Kamipun segera keluar dari rumah kos saat merasakanhawa panas. Kami sempat bawa barang-barang. Saat itu kaca jendela kos kai sudah pecah-pecah," tutur siswa SMKN 1 Barabai dari Sumbai, yang ngekos di sekitar lokasi kebakaran tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, api ditemukan warga mulai berkobar di rumah Ibu Kawi, rumah yang ditumpangi korban dan kakaknya Wahyu dengan sistem sewa.

Warga setempat menuturkan api berasal dari rumah Mamanya Kawi tersebut (bukan dari petak rumah yang disewa korban)yang jadi satu dengan bangunan rumah pemiliknya.

Dijelaskan warga, pemilik rumah, Mamanya Kawi sempat berupaya menolong korban, namun api keburu membesar.

Mamanya Kawi itu pun mengalami luka bakar di bagian belakang saat berupaya menerobos api. Hingga kemarin warga sekitar tiga unit ruumah yang terbakar masih sibuk membereskan barang-barang mreka yang sempat dikeluarkan, saat kebakaran berlansung. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved