Berita Kapuas

Satu Peluru Masih Bersarang di Rusuk Petani Kapuas, Terpaksa Dokter Lakukan Ini

Dia kena tembak senapan angin yang dilakukan oleh Udi dan Gandi yang merupakan saudara kandung sendiri

Satu Peluru Masih Bersarang di Rusuk Petani Kapuas, Terpaksa Dokter Lakukan Ini
faturahman
Korban saat dirawat di RS Muhammadiyah Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Muhammad Acing (35) warga yang tinggal di Bahaur, Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah yang jadi korban penembakan menggunakan senapan angin oleh kakak landungnya sendiri mengaku sempat kabur saat ditembak.

Dia kena tembak senapan angin yang dilakukan oleh Udi dan Gandi yang merupakan saudara kandung sendiri, Minggu (2/4/2017) pagi, diduga dilatar belakangi oleh masalah sengketa tanah warisan oranga tuanya.

Keterangan Acing, panggilan akrab korban, saat itu dia sedang membersihkan rumput dilahan milik milik adiknya, karena dia mendapat upah dari membersihkan lahan tersebut.

"Saya tidak tau kejadian itu tiba-tiba, mereka datang tiga orang dan mendekat kemudian ngamuk-ngamuk dan langsung menembak dalam jarak sekitar empat meter hingga mengenai, bagian rusuk kiri tubuh saya."ujarnya.

Menurut dia, saat itu dia langsung kabur meninggalkan pelaku yang sempat menembaknya hingga dua kali.

"Satu peluru masih bersarang di bagian rusuk kiri dan harus operasi," ujarnya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved